Raih Keberkahan dengan Amalan Setelah Sholat Tahajud Sesuai Sunnah Rasulullah - Yayasan Syekh Ali Jaber

Raih Keberkahan dengan Amalan Setelah Sholat Tahajud Sesuai Sunnah Rasulullah

Raih Keberkahan dengan Amalan Setelah Sholat Tahajud Sesuai Sunnah Rasulullah

Bangun di sepertiga malam terakhir merupakan perjuangan tersendiri bagi seorang muslim. Saat kebanyakan manusia terlelap dalam mimpi, hamba-hamba pilihan Allah SWT justru bangkit untuk bersujud dan memohon ampunan. Momen hening ini adalah waktu yang sangat istimewa karena Allah SWT turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa hamba-Nya. Namun, tahukah Anda bahwa ibadah malam tidak serta-merta selesai begitu salam diucapkan? Terdapat serangkaian amalan setelah sholat tahajud yang dapat menyempurnakan munajat kita kepada Sang Pencipta.

Melakukan ibadah tambahan usai salat sunah malam merupakan bentuk adab kita kepada Allah. Hal ini juga menjadi sarana untuk memperpanjang waktu interaksi kita dengan-Nya sebelum fajar menyingsing. Rasulullah SAW telah mencontohkan berbagai kegiatan ibadah yang bisa kita tiru agar malam kita semakin bernilai di mata Allah.

Keutamaan Menghidupkan Malam dengan Dzikir

Sebelum membahas teknis amalan, kita perlu memahami mengapa waktu jeda antara tahajud dan subuh ini begitu krusial. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surah Az-Zariyat ayat 18 mengenai ciri orang bertakwa:

“Wabil ashaari hum yastaghfirun.”

Artinya: “Dan pada waktu sahur (akhir malam), mereka memohon ampunan (kepada Allah).”

Ayat ini menegaskan bahwa mengisi waktu sahur dengan dzikir dan istighfar adalah kebiasaan penghuni surga. Oleh karena itu, kita sebaiknya tidak langsung kembali tidur. Kita bisa menyambung ibadah dengan melakukan amalan terbaik setelah sholat tahajud sebagai penutup malam yang indah.

Rangkaian Amalan Setelah Sholat Tahajud yang Dianjurkan

Berikut adalah urutan amalan dan bacaan doa yang dapat Anda praktikkan, lengkap dengan dalil, lafal latin, dan terjemahannya.

1. Membaca Istighfar

Amalan pertama yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak istighfar. Hati yang bersih akan lebih mudah menerima cahaya hidayah. Rasulullah SAW senantiasa memohon ampunan Allah setiap waktu, apalagi di waktu mustajab ini. Anda bisa membaca Sayyidul Istighfar atau istighfar singkat berikut ini sebanyak minimal 100 kali atau semampu Anda:

Lafal Arab: أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Latin: Astaghfirullahal ‘adzim, alladzi laa ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaih.

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya.”

2. Membaca Doa Khusus Tahajud

Salah satu inti dari amalan setelah sholat tahajud adalah membaca doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Doa ini memiliki makna pengakuan tauhid yang sangat dalam dan bentuk penyerahan diri total seorang hamba.

Berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim, berikut adalah doa iftitah atau doa yang biasa Rasulullah baca saat tahajud:

Lafal Arab: اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Latin: Allahumma lakal hamdu anta qayyimus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta nuurus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta malikus samawaati wal ardhi wa man fiihinna. Wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa-uka haqqun, wa qauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wan naaru haqqun, wan nabiyyuuna haqqun, wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wa sallama haqqun, was saa’atu haqqun.

Allahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfirlii maa qaddamtu wa maa akh-khartu, wa maa asrartu wa maa a’lantu, wa maa anta a’lamu bihi minnii.

Antal muqaddimu wa antal mu-akh-khiru, laa ilaaha illaa anta, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Artinya: “Ya Allah, bagi-Mu segala puji, Engkaulah Penegak langit dan bumi serta siapa saja yang ada di dalamnya. Bagi-Mu segala puji, Engkaulah Cahaya langit dan bumi serta siapa saja yang ada di dalamnya. Bagi-Mu segala puji, Engkaulah Raja langit dan bumi serta siapa saja yang ada di dalamnya. Bagi-Mu segala puji, Engkaulah Yang Maha Benar, janji-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, firman-Mu benar, surga itu benar, neraka itu benar, para nabi itu benar, Nabi Muhammad SAW itu benar, dan kiamat itu benar.

Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku kembali, karena-Mu aku berdebat, dan kepada-Mu aku berhukum. Maka ampunilah aku atas dosa yang telah kulakukan dan yang akan kulakukan, dosa yang kusembunyikan dan yang kutampakkan, serta dosa yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku.

Engkaulah Yang Maha Mendahulukan dan Engkaulah Yang Maha Mengakhirkan. Tidak ada Tuhan selain Engkau, dan tidak ada daya serta upaya kecuali dengan pertolongan Allah.”

3. Membaca Al-Qur’an

Setelah berdoa, kita dapat melanjutkan ibadah dengan membaca Al-Qur’an. Suasana malam yang tenang akan membuat tadabur ayat suci terasa lebih meresap ke dalam jiwa. Anda tidak perlu membaca terlalu banyak ayat; yang terpenting adalah konsistensi dan perenungan maknanya.

4. Menutup dengan Salat Witir

Jika Anda belum melaksanakan salat Witir sebelum tidur, maka tutuplah rangkaian salat malam Anda dengan Witir. Rasulullah SAW bersabda:

“Jadikanlah akhir salat kalian di malam hari adalah salat Witir.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Witir yang berjumlah ganjil ini menjadi penyempurna amalan setelah sholat tahajud yang kita kerjakan.

BACA JUGA: Jangan Biarkan Tidur Terganggu, Amalkan Doa Saat Mimpi Buruk Berikut Ini

Sempurnakan Ibadah dengan Sedekah Subuh

Setelah menuntaskan munajat kepada Allah melalui lisan dan gerakan salat, ada satu lagi amalan dahsyat yang bisa kita persiapkan menjelang azan Subuh. Almarhum Syekh Ali Jaber semasa hidupnya sangat menekankan pentingnya sedekah di waktu subuh. Beliau menjelaskan bahwa setiap subuh, dua malaikat turun ke bumi; satu mendoakan orang yang berinfak agar diganti hartanya, dan satu lagi mendoakan orang yang pelit agar binasa hartanya.

Menggabungkan kesucian tahajud dengan kemuliaan sedekah subuh adalah cara terbaik untuk mengetuk pintu langit. Harta yang kita keluarkan di jalan Allah tidak akan berkurang, justru akan bertambah keberkahannya.

Mari kita wujudkan rasa syukur atas nikmat iman dan kesempatan beribadah malam ini dengan berbagi kepada sesama. Anda bisa menyalurkan sedekah terbaik Anda, termasuk untuk program penghafal Al-Qur’an dan bantuan sosial, melalui lembaga tepercaya.

Bagikan :

6282260707044

Kirim Email

Donasi Sekarang