
Dengan penuh kekhidmatan dan semangat yang membara, Yayasan Syekh Ali Jaber sukses menyelenggarakan Grand Final Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) Season 4 di Masjid Jami Syekh Ali Jaber, Cipanas, Cianjur, pada Rabu, 15 April 2026. Momen bersejarah ini menjadi puncak dari sebuah perjalanan panjang yang dimulai sejak bulan suci Ramadhan, menghadirkan 25 finalis terbaik yang telah melewati seleksi ketat dari lebih dari 300 peserta se-Indonesia.
Perjalanan Menuju Panggung Terbaik
MHQ Season 4 bukan sekadar perlombaan. Ia adalah sebuah perjalanan spiritual yang panjang. Dimulai sejak Ramadhan lalu, lebih dari 300 putra-putri terbaik bangsa mendaftarkan diri dan mengikuti babak penyisihan serta semifinal yang diselenggarakan secara daring. Dari ratusan peserta itu, hanya 25 yang berhasil menembus babak grand final — mereka yang bukan hanya kuat hafalannya, tetapi juga kokoh hatinya.
Para finalis mewakili lima kategori hafalan: 1 Juz, 5 Juz, 10 Juz, 20 Juz, dan 30 Juz. Mereka datang dari berbagai penjuru Nusantara — dari Aceh di ujung barat hingga Sulawesi di timur — membawa serta doa keluarga, semangat guru-guru mereka, dan kecintaan yang tulus kepada Kitabullah.
Dewan Juri Merupakan Ulama dan Huffazh Terbaik
Penampilan para finalis dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari para ulama dan pengajar Al-Qur’an terkemuka:
- Syekh Dr. Al-Musthafa Al-Hafizh — Direktur Yayasan Syekh Ali Jaber
- Syekh Umar Al-Hejazy — Pengajar dari Masjid Nabawi, Madinah Al-Munawwarah
- Syekh Hussein Jaber — Da’i Nasional
- Ustadz Anwar T. Lohor, S.Pd, M.Hum — Pengajar PTQ Syekh Ali Jaber
- Ustadz Luqmanul Hakim — Pengajar PTQ Syekh Ali Jaber
- Ustadzah Siti Nuriyah, S.Hum — Pengajar PTQ Syekh Ali Jaber
- Ustadzah Maesaroh — Pengajar PTQ Syekh Ali Jaber
Acara grand final ini juga dihadiri oleh Syekh Ahmad Jaber, Pembina Yayasan Syekh Ali Jaber, yang turut menyaksikan langsung perjuangan dan keindahan bacaan para finalis di panggung utama.

Para Pemenang MHQ Season 4
Setelah melalui penilaian yang penuh ketelitian dan keadilan, inilah nama-nama terbaik yang berhak menyandang gelar juara:
🏆 Kategori 1 Juz
| Peringkat | Nama | Asal |
|---|---|---|
| Juara 1 | Asy-Syaima Hamzawiya | Bogor |
| Juara 2 | Muhammad Khalil Al-Hushary | Aceh Tamiang |
| Juara 3 | Aisyah Hazimah Hafshah | Bogor |
🏆 Kategori 5 Juz
| Peringkat | Nama | Asal |
|---|---|---|
| Juara 1 | Ahmad Panji Utama Hasibuan | Labuhanbatu Utara |
| Juara 2 | Syahrazad Nibras Zhafran | Jakarta |
| Juara 3 | Fauzil Adhim Maulana Hasibuan | Labuhanbatu Utara |
🏆 Kategori 10 Juz
| Peringkat | Nama | Asal |
|---|---|---|
| Juara 1 | Azka Danish Anaqie | Jambi |
| Juara 2 | Imam Riski Ananda Nasution | Labuhanbatu Utara |
| Juara 3 | Nur Aisyah Lailatul Fadhilah | Banten |
🏆 Kategori 20 Juz
| Peringkat | Nama | Asal |
|---|---|---|
| Juara 1 | Thaariq Yaqzhaan Al Fajr | Bandung |
| Juara 2 | Nur Amal | Takalar |
| Juara 3 | Adri Winata Vidaya Harahap | Labuhanbatu Utara |
🏆 Kategori 30 Juz
| Peringkat | Nama | Asal |
|---|---|---|
| Juara 1 | Maryam | Padang |
| Juara 2 | Almira Islamey Aisyahbella | Nganjuk |
| Juara 3 | Rahmaini Agustin | Labuhanbatu Utara |
⭐ Juara Favorit Media Sosial
Penghargaan istimewa Juara Favorit Media Sosial diraih oleh Shalahuddin Al Ayyubi asal Palu, yang berhasil mengumpulkan 21.571 votes dari masyarakat Indonesia. Dukungan yang luar biasa ini mencerminkan besarnya kecintaan umat terhadap para penghafal Al-Qur’an.
BACA JGUA: Apa Itu Pengertian Amanah dalam Islam? Panduan Lengkap Beserta Dalil dan Penerapannya

Komitmen Yayasan Mencetak Generasi Qur’ani
Direktur Yayasan Syekh Ali Jaber, Syekh Dr. Al-Musthafa Al-Hafizh, menyampaikan bahwa MHQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari misi besar yayasan dalam membangun peradaban Al-Qur’an di Indonesia.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur menyaksikan generasi-generasi muda Indonesia yang begitu mencintai Al-Qur’an. Mereka datang dari berbagai pelosok negeri, dari Aceh sampai Sulawesi, hanya untuk satu tujuan: mengabdikan diri kepada kitabullah.”
Beliau menambahkan bahwa kemenangan sejati bukan hanya milik mereka yang naik podium.
“Yang terpenting bagi kami bukan siapa yang menang, tetapi bagaimana setiap peserta pulang dengan semangat yang lebih besar untuk terus menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an. Itulah kemenangan sesungguhnya.”
Yayasan Syekh Ali Jaber berkomitmen untuk terus menghadirkan MHQ sebagai ruang tumbuh bagi para penghafal Al-Qur’an di seluruh Indonesia, dari generasi ke generasi, musim demi musim — hingga Al-Qur’an benar-benar hidup di hati dan rumah-rumah kaum Muslimin Nusantara.
Barakallahu fiikum li jami’il muttasifina bil Qur’an. Semoga Allah memberkahi seluruh penghafal Al-Qur’an di manapun mereka berada.




