
Yayasan Syekh Ali Jaber sukses menggelar santunan anak yatim dan semarak HUT Republik Indonesia (RI) Ke-80 pada Rabu (20/8/2025). Kegiatan ini dimeriahkan dengan berbagai perlombaan serta santunan untuk puluhan anak yatim yang ada di sekitar yayasan.
Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Dr Essam Mustafa, mengaku bahagia dengan kedatangan para anak yatim ke yayasan tersebut. Bahkan, ia memperbolehkan anak yatim di sekitar yayasan untuk bermain dan mengaji bersama.
“Kalau yang laki-laki ingin futsal silahkan, mau mengaji di masjid juga boleh. Saya sangat bahagia dengan kedatangan anak-anak yatim ke sini,” kata dia dalam sambutannya.
Ia pun berharap, kegiatan ini bisa memberikan kebahagiaan dan keceriaan kepada para anak yatim yang membutuhkan. Sehingga, mereka bisa tetap optimis untuk meraih cita-cita meskipun sudah tidak memiliki orang tua.
BACA JUGA: Niat Sholat Taubat Nasuha Lengkap Dengan Tata Cara dan Doa untuk Kembali Fitrah

“Rasulullah bersabda, ‘aku dengan orang yang menyantuni anak yatim, ibaratnya seperti dua jari yang saling berdekatan’,” ujar dia.
Ketua pelaksana kegiatan, Ustadz Arya mengaku bahagia dengan terlaksananya kegiatan ini. Ia pun berterima kasih kepada para donatur yang telah memberikan sedekahnya sehingga kegiatan ini bisa berlangsung.
“Semoga para donatur yang berpartisipasi bisa diberikan pahala jariyah sampai akhir hayatnya karena telah membahagiakan anak-anak yatim,” ucap dia.
Ustadz Arya menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya semata-mata untuk memperingati HUT RI ke-80. Tetapi, ikut memberikan kebahagian kecil kepada para anak yatim yang sejak kecil sudah kehilangan orang tuanya.
BACA JUGA: 5 Doa Nabi Musa yang Mustajab, Kunci Menghadapi Kesulitan dan Melapangkan Jalan
“Sebab, dengan memberikan kebahagiaan kepada anak yatim, kita juga bisa meringankan beban mereka. Apalagi, kita juga memberikan bingkisan kecil yang bisa bermanfaat untuk mereka,” jelasnya.
Kegiatan dimeriahkan dengan perlombaan khas hari kemerdekaan Indonesia. Mulai dari lomba makan kerupuk, lomba balap kelereng, memindahkan bola, sampai lomba memasukan pensil ke dalam botol.

87 anak yatim yang rata-rata berusia 9 tahun itu pun dimanjakan dengan kehadiran badut yang menghibur mereka. Mereka berfoto dan bersalaman dengan badut dengan senyum yang ceria dan merekah.
Tidak hanya itu, anak-anak yatim itu juga mendapatkan bingkisan bagi mereka yang mampu menebak nama surah dan menyambung ayat yang disampaikan oleh Ustadzah Fazria. Beberapa anak yatim bahkan tampak mampu menjawab, menandakan mereka juga senang menghafal Al-Qur’an.
BACA JUGA: Hukum Sunat Wanita dalam Islam, Antara Tradisi dan Syariat
Ditambah lagi, para anak yatim itu juga dimanjakan dengan jajanan gratis. Jajanan gratis ini bekerja sama dengan para Pedagang Kaki Lima demi memberikan kebahagiaan untuk anak yatim.
Kegiatan ditutup dengan santunan yakni pemberian bingkisan kepada para anak yatim. Ustadz Arya berharap, bingkisan tersebut bisa sedikit merajut kebahagiaan dan menutup luka yang pernah mereka alami.
“Marilah kita sama-sama menyantuni anak yatim, karena dengan menyantuni anak yatim, kita bisa mendapatkan pahala jariyah,” tutupnya.




