
Setiap orang tua tentu menginginkan anak yang sehat, beriman, berakhlak baik, rajin beribadah, dan tumbuh menjadi manusia yang bermanfaat. Selain mendidik dan memberi teladan, doa untuk kebaikan anak menjadi salah satu bentuk ikhtiar yang dapat terus dilakukan orang tua dalam berbagai tahap kehidupan buah hati.
Al-Qur’an sendiri merekam sejumlah doa para nabi dan orang saleh tentang keturunan. Permohonan mereka tidak hanya berkaitan dengan keberhasilan dunia, tetapi juga keimanan, ibadah, akhlak, dan keberlanjutan kebaikan dalam keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa mendoakan keturunan memiliki tempat penting dalam kehidupan seorang Muslim.
Doa juga tidak menggantikan tanggung jawab mendidik. Orang tua tetap perlu menghadirkan kasih sayang, keteladanan, pendidikan agama, komunikasi yang baik, serta lingkungan yang mendukung pertumbuhan anak. Doa dan usaha berjalan bersama sebagai bentuk penghambaan dan tanggung jawab.
Doa untuk Kebaikan Anak yang Bersumber dari Al-Qur’an
Al-Qur’an memuat beberapa doa tentang keturunan yang dapat diamalkan oleh orang tua. Doa-doa ini mencakup permohonan agar anak menjadi penyejuk hati, istiqamah dalam salat, memperoleh kebaikan, serta dijauhkan dari kesyirikan.
1. Doa agar anak menjadi penyejuk hati dan bertakwa
Salah satu doa keluarga yang paling lengkap terdapat dalam Surah Al-Furqan ayat 74. Ayat ini mengajarkan permohonan agar pasangan dan keturunan menjadi penyejuk hati serta tumbuh dalam ketakwaan.
Lafal Arab
وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
Bacaan latin
Rabbanā hab lanā min azwājinā wa żurriyyātinā qurrata a’yunin waj’alnā lil muttaqīna imāmā.
Artinya
Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
Terjemahan Kementerian Agama RI menunjukkan bahwa penyenang hati dalam ayat ini berkaitan dengan keluarga dan keturunan yang berada dalam kebaikan dan ketakwaan.
Doa ini dapat dibaca oleh orang tua yang berharap anak tumbuh menjadi pribadi yang menghadirkan ketenteraman melalui iman, akhlak, dan amal salehnya.
2. Doa memohon keturunan yang baik
Nabi Zakaria memohon kepada Allah agar dianugerahi keturunan yang baik. Doa tersebut tercantum dalam Surah Ali Imran ayat 38.
Lafal Arab
رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ
Bacaan latin
Rabbi hab lī mil ladunka żurriyyatan ṭayyibah, innaka samī’ud du’ā’.
Artinya
Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.
Ayat tersebut merupakan doa Nabi Zakaria ketika memohon keturunan kepada Allah.
Kata keturunan yang baik memiliki makna yang lebih luas daripada keberhasilan materi. Orang tua dapat menjadikan doa ini sebagai permohonan agar keturunannya tumbuh dalam iman, kebaikan, dan kehidupan yang diridhai Allah.
3. Doa agar anak istiqamah melaksanakan salat
Nabi Ibrahim berdoa secara khusus agar dirinya dan keturunannya menjadi orang yang tetap menegakkan salat. Doa ini terdapat dalam Surah Ibrahim ayat 40.
Lafal Arab
رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاۤءِ
Bacaan latin
Rabbij’alnī muqīmaṣ ṣalāti wa min żurriyyatī rabbanā wa taqabbal du’ā’.
Artinya
Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.
Tafsir Kementerian Agama menjelaskan bahwa Nabi Ibrahim memohon agar keturunannya senantiasa mengerjakan salat dan tidak melalaikannya.
Menariknya, doa ini dimulai dengan permohonan untuk diri sendiri. Orang tua tidak hanya meminta anak rajin salat, tetapi juga memohon agar dirinya mampu menjadi orang yang menjaga salat. Di dalamnya terdapat pelajaran penting tentang keteladanan.
4. Doa agar Allah memperbaiki keturunan
Surah Al-Ahqaf ayat 15 memuat permohonan yang sangat relevan bagi orang tua yang berharap kebaikan terus tumbuh dalam keluarganya.
Lafal Arab
وَاَصْلِحْ لِيْ فِيْ ذُرِّيَّتِيْ اِنِّيْ تُبْتُ اِلَيْكَ وَاِنِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Bacaan latin
Wa aṣliḥ lī fī żurriyyatī innī tubtu ilaika wa innī minal muslimīn.
Artinya
Perbaikilah untukku keturunanku. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Mu dan sungguh aku termasuk orang-orang Muslim.
Permohonan ini merupakan bagian dari doa dalam Surah Al-Ahqaf ayat 15 yang menghubungkan rasa syukur, amal saleh, pertobatan, dan harapan akan kebaikan keturunan.
Doa ini dapat menjadi pengingat bahwa kebaikan keluarga juga dimulai dari perbaikan diri orang tua.
5. Doa agar anak dijaga dari kesyirikan
Nabi Ibrahim juga memohon perlindungan bagi dirinya dan anak cucunya dari penyembahan kepada selain Allah.
Lafal Arab
رَبِّ اجْعَلْ هٰذَا الْبَلَدَ اٰمِنًا وَّاجْنُبْنِيْ وَبَنِيَّ اَنْ نَّعْبُدَ الْاَصْنَامَ
Bacaan latin
Rabbij’al hāżal balada āminaw wajnubnī wa baniyya an na’budal aṣnām.
Artinya
Ya Tuhan, jadikanlah negeri ini negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku agar tidak menyembah berhala.
Doa Nabi Ibrahim tersebut tercantum dalam Surah Ibrahim ayat 35.
Ayat ini menunjukkan bahwa keselamatan akidah merupakan salah satu perkara yang patut terus dimohonkan untuk keluarga dan keturunan.
BACA JUGA: Tata Cara Merawat Jenazah dalam Islam, Panduan Lengkap dan Maknanya
Mengapa Doa Orang Tua untuk Anak Begitu Penting
Doa orang tua merupakan salah satu bentuk kasih sayang yang dapat diberikan kapan pun, bahkan ketika orang tua tidak selalu berada di dekat anak. Dalam sebuah hadis terdapat keterangan mengenai doa orang tua untuk anaknya.
Rasulullah SAW bersabda
Lafal Arab
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ لَا تُرَدُّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ
Artinya
Tiga doa yang tidak ditolak, doa orang tua untuk anaknya, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir.
Riwayat tersebut dinilai hasan dan diriwayatkan dari Anas bin Malik.
Hadis ini menjadi dorongan agar orang tua membiasakan mendoakan kebaikan bagi anak. Namun, doa tidak seharusnya dipahami sebagai cara untuk memastikan setiap keinginan manusia pasti terjadi persis sesuai harapan. Seorang Muslim berdoa, berusaha, lalu menyerahkan hasilnya kepada kebijaksanaan Allah.
Cara Mengamalkan Doa untuk Kebaikan Anak dalam Kehidupan Sehari-hari
Doa dapat diamalkan secara rutin tanpa harus menunggu anak menghadapi masalah. Orang tua dapat menjadikan mendoakan anak sebagai kebiasaan yang berjalan beriringan dengan proses mendidik.
Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain
- Membaca doa-doa dari Al-Qur’an secara rutin dengan memahami maknanya
- Menyebut kebutuhan anak secara spesifik dalam doa dengan bahasa sendiri
- Memohon terutama tentang iman, akhlak, ibadah, ilmu yang bermanfaat, keselamatan, dan kehidupan yang halal
- Menjaga ucapan ketika marah agar tidak mudah melontarkan perkataan buruk kepada anak
- Mengiringi doa dengan keteladanan dan pendidikan yang baik
Tidak ada keharusan bahwa doa untuk anak hanya boleh memakai satu susunan kalimat tertentu. Doa dari Al-Qur’an memiliki keutamaan sebagai doa yang bersumber jelas, sedangkan orang tua juga dapat menyampaikan permohonan lain yang baik kepada Allah menggunakan bahasa yang dipahami.
Mendoakan Anak Juga Berarti Menumbuhkan Kebaikan di Sekitarnya
Kebaikan seorang anak tidak tumbuh hanya dari nasihat. Lingkungan, pendidikan, keteladanan, serta kepedulian terhadap sesama juga membantu anak memahami bagaimana nilai Islam diwujudkan dalam kehidupan nyata.
Salah satu bentuk amal sosial yang dapat diperkenalkan dalam keluarga adalah sedekah. Sedekah adalah pemberian yang dilakukan secara sukarela untuk mencari ridha Allah dan memberi manfaat kepada orang lain.
Allah berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 261
Lafal Arab
مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ
Artinya
Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.
Sedekah tidak seharusnya diposisikan sebagai transaksi untuk membeli terkabulnya sebuah doa. Sedekah adalah amal kebaikan yang memiliki nilai ibadah tersendiri. Orang tua dapat menjadikannya salah satu bentuk keteladanan dengan mengajak keluarga peduli terhadap pendidikan, yatim, dhuafa, dan kebutuhan umat.
Yayasan Syekh Ali Jaber menjalankan kegiatan dalam bidang pendidikan Al-Qur’an, dakwah, dan sosial. Yayasan berdiri sejak 2013 dan tercatat secara resmi dengan nomor AHU-0006769.AH.01.12.2015.
Melalui halaman sedekah Yayasan, masyarakat dapat memilih berbagai program seperti dukungan pendidikan santri penghafal Al-Qur’an, program yatim dan dhuafa, orang tua asuh, serta penyebaran Al-Qur’an.
FAQ
Apakah ada doa khusus agar anak menjadi saleh dan salehah
Ada beberapa doa dalam Al-Qur’an yang dapat diamalkan, di antaranya Surah Al-Furqan ayat 74, Surah Ibrahim ayat 40, dan Surah Ali Imran ayat 38. Ayat-ayat tersebut memohon keturunan yang baik, bertakwa, dan menjaga salat.
Kapan waktu terbaik mendoakan anak
Orang tua dapat mendoakan anak kapan saja. Membiasakan doa secara rutin lebih baik daripada hanya berdoa ketika anak sedang menghadapi masalah.
Apakah boleh berdoa untuk anak menggunakan bahasa Indonesia
Boleh menyampaikan permohonan yang baik kepada Allah menggunakan bahasa yang dipahami, khususnya di luar bacaan ibadah yang memiliki ketentuan tersendiri. Doa dari Al-Qur’an dapat tetap diamalkan karena memiliki sumber yang jelas dan makna yang baik.
Apakah sedekah menjamin doa tentang anak pasti terkabul
Tidak tepat menjadikan sedekah sebagai jaminan bahwa permintaan tertentu pasti terwujud sesuai keinginan. Sedekah merupakan amal saleh dan bentuk kepedulian kepada sesama, sedangkan hasil dari doa tetap berada dalam kehendak dan kebijaksanaan Allah.
Penutup
Membesarkan anak adalah perjalanan panjang yang membutuhkan doa, keteladanan, kesabaran, dan ikhtiar. Melalui doa untuk kebaikan anak, orang tua dapat terus memohon agar Allah menjaga iman, ibadah, akhlak, dan masa depan keturunannya sembari tetap menjalankan tanggung jawab mendidik dengan sebaik mungkin.
Kebaikan yang kita harapkan tumbuh pada anak juga dapat dimulai dari apa yang mereka lihat dalam keluarga. Salah satunya adalah kebiasaan berbagi dan menghadirkan manfaat bagi orang lain.
Bagi Anda yang ingin mengiringi doa dan pendidikan keluarga dengan amal kepedulian sosial, Anda dapat melihat berbagai program sedekah Yayasan Syekh Ali Jaber dan memilih program yang paling sesuai dengan niat kebaikan Anda.




