Sanad Qiraat Imam Nafi' Diserahkan Langsung dari Mesir, Izzatul Jannah Torehkan Prestasi Baru - Yayasan Syekh Ali Jaber

Sanad Qiraat Imam Nafi’ Diserahkan Langsung dari Mesir, Izzatul Jannah Torehkan Prestasi Baru

Sanad Qiraat Imam Nafi' Diserahkan Langsung dari Mesir, Izzatul Jannah Torehkan Prestasi Baru

Kabar membanggakan datang dari Yayasan Syekh Ali Jaber. Salah satu peserta terbaik program sertifikasi guru yayasan, Izzatul Jannah, S.T., resmi menerima ijazah sanad qiraat Imam Nafi’ Riwayat Qalun langsung dari Syaikhah Najla asal Mesir. Prosesi pemberian sanad ini berlangsung khidmat pada Jumat, 24 Juli 2026, pukul 14.00 WIB, melalui platform Zoom dan disiarkan langsung lewat kanal YouTube resmi Yayasan Syekh Ali Jaber.

Momen bersejarah ini menjadi bukti nyata bahwa semangat menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an terus dirawat oleh para calon pengajar Al-Qur’an, sekaligus menegaskan komitmen Yayasan Syekh Ali Jaber dalam mencetak guru-guru Al-Qur’an bersertifikat yang memiliki sanad keilmuan tersambung hingga ke jalur periwayatan yang otoritatif.

Prosesi Pemberian Sanad Berlangsung Khidmat

Acara pemberian sanad alquran ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban meski digelar secara virtual. Sebanyak 14 partisipan mengikuti jalannya prosesi, mulai dari pengurus yayasan, pengajar, hingga sesama peserta program sertifikasi guru Yayasan Syekh Ali Jaber yang turut menyaksikan momen istimewa tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Syaikhah Najla menyampaikan rasa bangganya atas ketekunan Izzatul Jannah selama menempuh proses talaqqi (belajar langsung) bacaan Qiraat Imam Nafi’ Riwayat Qalun.

“Saya menyaksikan sendiri kesungguhan dan konsistensi Izzatul Jannah dalam mempelajari qiraat ini. Sanad yang diberikan hari ini bukan sekadar dokumen, melainkan amanah untuk terus menjaga dan menyampaikan bacaan Al-Qur’an sesuai riwayat yang sahih,” ujar Syaikhah Najla.

Direktur Yayasan Syekh Ali Jaber, Syekh Al-Mustafa, turut memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa pemberian sanad semacam ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan dakwah yang dirintis oleh Almarhum Syekh Ali Jaber.

“Ini adalah kabar gembira bagi kita semua. Sanad yang diterima Izzatul Jannah menjadi bukti bahwa cita-cita Almarhum Syekh Ali Jaber untuk melahirkan generasi penjaga Al-Qur’an terus berjalan dan membuahkan hasil,” tutur Syekh Al-Mustafa.

Senada dengan itu, Kepala Divisi Pengajar Yayasan Syekh Ali Jaber, Ustaz Zulkifli Tanor, menjelaskan bahwa proses menuju sanad qiraat bukanlah perkara singkat. Menurutnya, dibutuhkan ketekunan bertahun-tahun dalam mempelajari kaidah tajwid dan ilmu qiraat sebelum seorang santri dinyatakan layak menerima sanad.

“Proses talaqqi hingga mendapatkan ijazah sanad memerlukan kesabaran dan ketelitian yang luar biasa. Alhamdulillah, Izzatul Jannah telah melalui tahapan ini dengan sangat baik,” jelas Ustaz Zulkifli Tanor.

Izzatul Jannah sendiri tidak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia mengungkapkan bahwa proses belajar qiraat bukan hanya soal ketepatan bacaan, tetapi juga perjalanan spiritual yang memperkuat kecintaannya kepada Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, ini adalah anugerah yang luar biasa. Saya berharap sanad ini bisa menjadi wasilah untuk terus mengabdi dan mengajarkan Al-Qur’an dengan bacaan yang benar sesuai riwayat yang telah diajarkan,” ungkap Izzatul Jannah.

BACA JUGA: Ketika Suami Bekerja, Lafalkan Doa Ini Untuk Mendapatkan Keberkahan

Dampak dan Harapan bagi Dakwah Al-Qur’an

Pemberian sanad alquran kepada Izzatul Jannah membawa dampak positif yang luas, terutama bagi peserta lain dalam program sertifikasi guru Yayasan Syekh Ali Jaber. Pencapaian ini menjadi motivasi nyata bahwa kesempatan untuk mendapatkan sanad keilmuan Al-Qur’an yang bersambung hingga ke ulama internasional terbuka lebar bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh.

Lebih dari itu, rangkaian pemberian sanad semacam ini menegaskan posisi Yayasan Syekh Ali Jaber sebagai lembaga yang konsisten menjaga mata rantai keilmuan Al-Qur’an. Sanad bukan sekadar gelar, melainkan jaminan bahwa bacaan Al-Qur’an yang diajarkan benar-benar bersumber dari jalur periwayatan yang dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.

Ke depan, Yayasan Syekh Ali Jaber berharap semakin banyak peserta sertifikasi guru yang mengikuti jejak Izzatul Jannah untuk menempuh jalur talaqqi hingga meraih sanad qiraat, baik Riwayat Qalun maupun riwayat-riwayat lainnya. Hal ini sejalan dengan visi besar Almarhum Syekh Ali Jaber untuk melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya hafal, tetapi juga memahami dan menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an.

Mari Dukung Kelahiran Generasi Penjaga Al-Qur’an

Kisah inspiratif Izzatul Jannah adalah bukti bahwa dakwah Al-Qur’an terus hidup dan berkembang melalui program sertifikasi guru Yayasan Syekh Ali Jaber. Pembaca dapat turut ambil bagian dalam menebar kebaikan ini dengan mendukung program-program pendidikan Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh Yayasan Syekh Ali Jaber, baik melalui donasi, doa, maupun dengan membagikan kabar baik ini kepada sesama.

Mari jadikan setiap dukungan sebagai investasi akhirat, demi lahirnya lebih banyak generasi penjaga Al-Qur’an seperti Izzatul Jannah. Ikuti kabar terbaru seputar kegiatan dakwah dan pendidikan Al-Qur’an melalui akun resmi TikTok, Instagram, Facebook, dan YouTube Yayasan Syekh Ali Jaber.

Bagikan :

6282260707044

Kirim Email

Donasi Sekarang