
Rumah berfungsi sebagai tempat istirahat, tempat berlindung, dan ruang berkumpulnya keluarga. Menjadikan rumah sebagai baiti jannati (rumahku surgaku) yang penuh ketenangan dan keberkahan adalah dambaan setiap muslim. Islam, sebagai agama yang komprehensif, telah mengatur setiap sendi kehidupan, termasuk adab saat kita kembali ke kediaman. Mengamalkan doa masuk rumah yang diajarkan Rasulullah SAW bukanlah sekadar rutinitas. Ia adalah sebuah ibadah, pengakuan atas perlindungan Allah, dan langkah awal untuk mengundang rahmat serta mengusir gangguan setan dari kediaman kita.
Signifikansi dari amalan sederhana ini sangat besar. Sering kali kita lalai, padahal setan selalu mengintai untuk ikut masuk dan membuat suasana rumah menjadi tidak harmonis. Dengan zikir dan doa, kita membangun benteng spiritual yang menjaga kesucian rumah.
Keutamaan Mengamalkan Doa Saat Masuk Rumah
Manfaat utama dari membaca doa ketika memasuki rumah adalah untuk mencegah setan ikut masuk dan bermalam di dalam rumah. Setan dari golongan jin akan selalu mencari celah untuk tinggal bersama manusia, mengganggu ibadah, dan menyulut pertengkaran antar penghuni rumah.
Hal ini didasarkan pada hadis shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila seseorang masuk ke rumahnya dengan berzikir kepada Allah (menyebut nama Allah) ketika masuk dan ketika makan, maka setan berkata (kepada teman-temannya), ‘Kalian tidak ada tempat menginap dan tidak ada makan malam.’” (HR. Muslim No. 2018)
Hadis ini secara gamblang menjelaskan bahwa zikir (termasuk doa dan salam) saat masuk serta zikir (membaca Bismillah) saat makan, secara efektif menutup akses setan. Rumah yang penghuninya lalai dari zikir akan menjadi “hotel” gratis bagi setan, tempat mereka menginap dan menikmati hidangan. Inilah yang sering menjadi pangkal dari rasa tidak nyaman, malas beribadah, atau emosi yang tidak stabil di dalam rumah.
Bacaan Doa Masuk Rumah Lengkap
Terdapat beberapa bacaan yang dianjurkan ketika kita hendak memasuki rumah. Bacaan ini disesuaikan dengan kondisi apakah rumah tersebut berpenghuni atau dalam keadaan kosong.
1. Doa Saat Masuk Rumah (Ada Penghuni)
Doa ini adalah bacaan yang paling umum dan dianjurkan, sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud.
Lafal Latin: Bismillâhi walajnâ, wa bismillâhi kharajnâ, wa ‘alallâhi rabbinâ tawakkalnâ.
Terjemahan: “Dengan nama Allah kami masuk, dengan nama Allah kami keluar, dan hanya kepada Allah Rabb kami, kami bertawakal.”
Setelah membaca doa ini, seorang muslim dianjurkan untuk menyempurnakannya dengan mengucapkan salam kepada anggota keluarga atau siapa saja yang berada di dalam rumah.
2. Doa Saat Memasuki Rumah Kosong
Bagaimana jika kita memasuki rumah yang sedang kosong, tidak ada siapa pun di dalamnya? Islam tetap mengajarkan kita untuk memberi salam. Salam ini ditujukan kepada diri kita sendiri dan kepada hamba-hamba Allah yang saleh (termasuk malaikat penjaga rumah).
Lafal Latin: Assalâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillâhish shâlihîn.
Terjemahan: “Salam atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang saleh.”
Amalan ini didasarkan pada keumuman perintah Allah dalam Al-Qur’an serta praktik yang diajarkan oleh para sahabat.
Landasan Syariat: Perintah Mengucap Salam
Perintah untuk memberi salam saat memasuki rumah ditegaskan langsung oleh Allah SWT di dalam Al-Qur’an. Salam adalah doa yang berisi permintaan keselamatan dan keberkahan.
Allah berfirman dalam Surah An-Nur ayat 61:
“… Apabila kamu memasuki rumah-rumah (hendaklah) kamu memberi salam (kepada penghuninya, yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, dengan salam yang penuh berkah dan baik dari sisi Allah. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat(-Nya) bagimu, agar kamu mengerti.” (QS. An-Nur: 61)
Ayat ini menunjukkan bahwa salam adalah penghormatan yang diberkahi. Mengucapkan salam, baik kepada penghuni rumah maupun kepada diri sendiri (saat rumah kosong), adalah bagian dari ketaatan yang mendatangkan kebaikan.
BACA JUGA: Panduan Lengkap Tata Cara Makmum Masbuk, Jangan Salah Lagi!
Adab Penting Saat Mengamalkan Doa Masuk Rumah
Untuk menyempurnakan amalan sunnah ini, terdapat beberapa adab atau etika yang sebaiknya kita praktikkan. Menggabungkan bacaan doa masuk rumah dengan adab yang baik akan memaksimalkan keberkahan yang kita dapatkan.
1. Mendahulukan Kaki Kanan
Sesuai dengan kaidah umum dalam Islam untuk memulai sesuatu yang baik, Rasulullah SAW selalu menyukai mendahulukan bagian kanan. Saat masuk rumah, dahulukan kaki kanan. Sebaliknya, saat keluar rumah atau masuk ke tempat kotor (seperti kamar mandi), dahulukan kaki kiri.
2. Mengucap Salam (Wajib)
Seperti yang dijelaskan dalam dalil Al-Qur’an di atas, mengucapkan salam adalah esensi utama saat memasuki rumah. Salam adalah doa perdamaian. Jangan pernah memasuki rumah dalam keadaan diam, marah, atau menggerutu, karena itu adalah pintu masuk setan.
3. Bersikap Tenang dan Wajar
Hindari masuk rumah dengan cara mengagetkan penghuni lain. Jika pintu terkunci, ketuklah dengan wajar atau berikan tanda. Memasuki rumah dengan tergesa-gesa atau membanting pintu dapat merusak ketenangan yang seharusnya tercipta.
Menambah Keberkahan Hunian dengan Sedekah Jariyah
Membaca doa adalah cara kita mengundang berkah secara spiritual ke dalam rumah. Amalan lisan ini akan menjadi lebih sempurna jika kita juga melapangkan rezeki dan kebaikan untuk sesama manusia. Keberkahan sebuah rumah tidak hanya datang dari zikir lisan, tetapi juga tercermin dari kedermawanan harta penghuninya.
Rumah yang berkah adalah rumah yang penghuninya peduli terhadap sesama. Amalan sedekah, terutama sedekah jariyah, adalah cara terbaik untuk melipatgandakan pahala dan membersihkan harta. Kebaikan yang kita alirkan akan kembali kepada kita dalam bentuk ketenangan jiwa, keharmonisan keluarga, dan perlindungan dari Allah SWT.
Jika Anda ingin menyalurkan kebaikan dan menambah catatan amal jariyah, Anda dapat menitipkannya melalui lembaga yang amanah. Yayasan Syekh Ali Jaber (YSAJ) mengelola berbagai program sedekah, termasuk wakaf Al-Qur’an dan pembangunan fasilitas ibadah, yang pahalanya akan terus mengalir. Dengan bersedekah, kita tidak hanya memberkahi harta kita, tetapi juga turut membangun “rumah” di akhirat kelak.
Jangan pernah meremehkan amalan sederhana seperti membaca doa masuk rumah. Ia adalah benteng pertama kita melawan gangguan setan dan kunci pembuka pintu rahmat di kediaman kita. Biasakan lisan kita untuk berzikir saat masuk dan keluar, ajarkan kepada anggota keluarga, dan rasakan perubahan positif serta ketenangan yang hadir di dalam rumah Anda.






