Jangan Langsung Duduk! Inilah Tata Cara Sholat Tahiyatul Masjid yang Benar - Yayasan Syekh Ali Jaber

Jangan Langsung Duduk! Inilah Tata Cara Sholat Tahiyatul Masjid yang Benar

Jangan Langsung Duduk! Inilah Tata Cara Sholat Tahiyatul Masjid yang Benar

Saat melangkahkan kaki ke dalam masjid, banyak dari kita yang langsung mencari tempat ternyaman untuk duduk, berzikir, atau membaca Al-Qur’an. Namun, tahukah Anda bahwa ada satu amalan sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW sebagai bentuk penghormatan kepada rumah Allah? Amalan itu adalah sholat sunah Tahiyatul Masjid. Memahami tata cara sholat tahiyatul masjid menjadi langkah pertama bagi setiap muslim untuk menyempurnakan adabnya saat memasuki masjid, sebelum ia duduk dan melakukan aktivitas lainnya.

Sholat ini bukan sekadar gerakan, melainkan sebuah pernyataan hormat dan pengagungan kepada tempat suci di mana nama Allah SWT senantiasa disebut. Mari kita selami lebih dalam mengenai panduan pelaksanaannya agar kita dapat mengamalkannya dengan benar dan penuh keyakinan.

Apa Itu Sholat Tahiyatul Masjid?

Secara harfiah, “tahiyatul masjid” berarti “penghormatan kepada masjid”. Sholat ini merupakan sholat sunah dua rakaat yang seorang muslim kerjakan sesaat setelah memasuki masjid dan sebelum ia duduk. Para ulama mengkategorikan hukumnya sebagai sunah muakkadah, yaitu sunah yang sangat dianjurkan dan hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Melaksanakan sholat ini adalah wujud pengakuan seorang hamba bahwa ia sedang memasuki “Baitullah” atau rumah Allah, tempat yang mulia dan penuh berkah. Dengan mendirikan dua rakaat sholat, kita seolah-olah mengucapkan salam dan memohon izin kepada Sang Pemilik Rumah sebelum kita beraktivitas di dalamnya.

Dalil dan Landasan Hukum Sholat Tahiyatul Masjid

Anjuran untuk melaksanakan sholat penghormatan masjid ini bersumber langsung dari hadis sahih. Dalil utama yang menjadi landasannya adalah riwayat dari sahabat Abu Qatadah Al-Ansari radhiyallahu ‘anhu, di mana Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلَا يَجْلِسْ حَتَّى يُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ

Artinya: “Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah ia duduk sampai ia sholat dua rakaat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menggunakan kalimat perintah yang tegas (“maka janganlah ia duduk sampai ia sholat”), yang menunjukkan betapa kuatnya anjuran amalan ini dalam Islam.

Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Tahiyatul Masjid

Bagi Anda yang ingin mengamalkannya, tidak perlu khawatir. Langkah-langkah dalam tata cara sholat tahiyatul masjid ini pada dasarnya sama seperti sholat sunah dua rakaat lainnya. Perbedaan utamanya terletak pada niat yang kita lafalkan di dalam hati.

1. Niat Sholat Tahiyatul Masjid

Niat adalah rukun pertama dan terpenting. Berdirilah menghadap kiblat dan mantapkan niat di dalam hati untuk melaksanakan sholat sunah Tahiyatul Masjid karena Allah Ta’ala. Berikut adalah lafal niatnya:

أُصَلِّي سُنَّةَ تَحِيَّةِ الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Ushallî sunnata tahiyyatil masjidi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Saya niat sholat sunah tahiyatul masjid dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

2. Langkah-langkah Pelaksanaan Sholat

Setelah berniat, ikuti gerakan sholat seperti biasa dengan khusyuk dan tuma’ninah (tenang dan tidak tergesa-gesa).

  1. Takbiratul Ihram: Mengangkat kedua tangan seraya mengucapkan “Allahu Akbar”.
  2. Membaca Doa Iftitah dan Surah Al-Fatihah: Lanjutkan dengan membaca doa iftitah, kemudian membaca Surah Al-Fatihah.
  3. Membaca Surah Pendek: Setelah Al-Fatihah, bacalah surah pendek dari Al-Qur’an, seperti Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas.
  4. Ruku’: Lakukan ruku’ dengan tuma’ninah.
  5. I’tidal: Bangun dari ruku’ dan berdiri tegak dengan tuma’ninah.
  6. Sujud: Lakukan sujud pertama dengan sempurna.
  7. Duduk di Antara Dua Sujud: Duduk dengan tenang sejenak.
  8. Sujud Kedua: Lakukan sujud kedua.
  9. Berdiri untuk Rakaat Kedua: Bangun untuk mengerjakan rakaat kedua dengan mengulangi gerakan yang sama, mulai dari membaca Al-Fatihah hingga sujud kedua.
  10. Tasyahud Akhir: Setelah sujud kedua di rakaat terakhir, lakukan duduk tasyahud akhir.
  11. Salam: Akhiri sholat dengan mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri.

BACA JUGA: Mengungkap Keutamaan Surat Al-Insyirah, Kunci Lapang Dada dan Kemudahan Rezeki

Waktu Pelaksanaan dan Pengecualiannya

Waktu terbaik untuk melaksanakan sholat ini adalah setiap kali kita memasuki masjid, kapan pun itu, baik siang maupun malam, dengan tujuan untuk berdiam diri di dalamnya. Namun, ada beberapa kondisi di mana seseorang tidak dianjurkan atau bahkan gugur kewajibannya untuk melakukan sholat tahiyatul masjid:

  • Saat Iqamah Telah Dikumandangkan: Jika Anda masuk masjid dan iqamah untuk sholat fardu telah dikumandangkan, Anda harus langsung bergabung dengan sholat berjamaah tanpa perlu mengerjakan sholat tahiyatul masjid.
  • Saat Khatib Sedang Berkhotbah (Khutbah Jumat): Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Namun, pendapat yang kuat menyarankan untuk tetap mengerjakannya dengan singkat dan ringan (dua rakaat cepat) agar tetap bisa mendengarkan khotbah.
  • Saat Waktu Terlarang untuk Sholat: Jika Anda masuk masjid pada waktu-waktu yang diharamkan untuk sholat (seperti setelah sholat subuh hingga matahari terbit), sebagian ulama berpendapat cukup membaca zikir sebagai penggantinya, seperti: Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar.

Sempurnakan Amalan dengan Kebaikan Berkelanjutan

Menghormati rumah Allah dengan sholat tahiyatul masjid adalah amalan pembuka yang penuh berkah. Ia mengajarkan kita untuk mendahulukan hak Allah sebelum hak pribadi kita untuk beristirahat. Semangat kebaikan ini dapat kita lanjutkan dengan amalan lain yang dampaknya lebih luas, salah satunya adalah melalui sedekah.

Sama seperti sholat yang menjadi bukti ketaatan, sedekah adalah bukti kepedulian dan rasa syukur kita kepada Allah SWT. Jika sholat tahiyatul masjid adalah cara kita memuliakan rumah-Nya, maka sedekah adalah cara kita memuliakan hamba-hamba-Nya yang membutuhkan.

Anda dapat menyalurkan kebaikan tersebut untuk mendukung program-program dakwah, pendidikan Al-Qur’an, dan sosial melalui Yayasan Syekh Ali Jaber. Setiap donasi yang Anda berikan akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, menyempurnakan ibadah dan kepedulian sosial kita. Mari buka pintu kebaikan lainnya setelah kita menghormati rumah Allah.

SEDEKAH SEKARANG

Bagikan :

6282260707044

Kirim Email

Donasi Sekarang