
Setiap muslim tentu memahami pentingnya menjaga sholat fardu sebagai kewajiban utama. Namun, ibadah ini akan semakin sempurna jika dilengkapi dengan amalan dzikir setelah sholat. Rasulullah SAW sendiri menekankan pentingnya memperbanyak zikir dan doa sebagai bentuk kesadaran akan kehadiran Allah SWT dalam hidup sehari-hari. Dalam Surat An-Nisa ayat 103 pun dijelaskan bahwa setelah selesai menunaikan sholat, hendaknya manusia tetap mengingat Allah dalam berbagai kondisi—baik saat berdiri, duduk, maupun berbaring.
Keutamaan Dzikir Setelah Sholat dalam Kehidupan Sehari-Hari
Dzikir bukan sekadar rutinitas spiritual, tapi merupakan kekuatan yang menjaga hati tetap tenang dan jiwa tetap terhubung kepada Sang Pencipta. Rasulullah SAW mengajarkan agar umat Islam tidak tergesa-gesa meninggalkan tempat sholat sebelum melantunkan dzikir. Salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah menyebutkan bahwa siapa yang bertasbih, bertahmid, dan bertakbir masing-masing sebanyak 33 kali setelah sholat, lalu menutupnya dengan kalimat tauhid, maka Allah akan mengampuni dosanya meski sebanyak buih di lautan.
Panduan Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Fardhu
Berikut adalah beberapa bacaan dzikir dan doa setelah sholat fardhu yang bersumber dari sunnah Rasulullah SAW. Amalan ini dapat dibaca setelah lima waktu sholat fardu: Subuh, Zuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya.
1. Membaca Istighfar (3 kali)
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمِ (3x)
“Astaghfirullah hal’adzim” (3x)
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah (3x)
2. Membaca Tahlil
لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (10x)
“Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku walahul hamdu yuhyi wayumitu wahua ‘alaa kulli syai’in qadiir” (10x)
Artinya: Tiada Tuhan selain Allah yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, miliknya kerajaan dan pujian. Dia yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
3. Doa Memohon Perlindungan dari Api Neraka
اَللَّهُمَّ أَجِرْنِى مِنَ النَّارِ (3x)
“Allahumma ajirni minan-naar” (3x)
Artinya: Ya Allah, jauhkanlah kami dari api neraka. (3x)
4. Doa Memohon Keselamatan
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ . وَمِنْكَ السَّلَامُ . وَإِلَيْكَ يَعُودُ السَّلَامُ . فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ . وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ . تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
“Allahumma antassalam, waminkassalam, wa ilayka ya’uudussalam, fakhayyina rabbanaa bissalaam wa-adkhilnaljannata darossalaam tabarokta rabbanaa wata’alayta yaa dzaljalaali wal ikraam.”
Artinya: Ya Allah, Engkaulah As-Salaam dan dari-Mu keselamatan. Berkahilah kami dengan keselamatan dan masukkan kami ke surga penuh kedamaian.
5. Doa Berserah kepada Allah SWT
اَللّٰهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا رَادَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
“Allahumma laa maani’a lima a’taita walaa mu’tiya lima mana’ta wala radda lima qadhaita wa laa yanfa’u dzaljadda minkaljadd.”
Artinya: Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak ada yang mampu menolak ketetapan-Mu.
6. Doa Memohon Pertolongan
اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
“Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husnii ‘ibaadatika.”
Artinya: Ya Allah, bantulah aku untuk senantiasa berdzikir, bersyukur, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.
7. Berdzikir
سُبْحَانَ اللهِ (33x) — “Subhanallah” (33x)
الْحَمْدُ لِلَّهِ (33x) — “Alhamdulillah” (33x)
اللَّهُ أَكْبَرُ (33x) — “Allahu Akbar” (33x)
8. Doa Agar Diterima Amal
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ (3x)
“Rabbana taqabbal minna innaka ‘antas sami’ul ‘alim, wa tub ‘alainaa innaka anta atawwabur rohiim.” (3x)
Artinya: Ya Tuhan kami, terimalah amal kami. Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Terimalah taubat kami, Engkaulah Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.
9. Sholawat untuk Nabi Muhammad SAW
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
“Wa shallallahu ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallama.”
Artinya: Semoga sholawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarganya, dan seluruh sahabatnya.
BACA JUGA: Doa agar Terhindar dari Penyakit Ain, Perlindungan Diri dari Pandangan Negatif
Mengapa Dzikir Setelah Sholat Penting untuk Diamalkan?
Mengulang dzikir dan doa setelah sholat bukan hanya pelengkap, tetapi penguat iman. Amalan ini menumbuhkan kedekatan kepada Allah dan membentengi hati dari kelalaian duniawi. Dalam banyak riwayat, Nabi Muhammad SAW menjadikan dzikir sebagai bagian tak terpisahkan dari ibadah. Bahkan disebutkan, siapa yang konsisten berdzikir setelah sholat akan mendapatkan ampunan, ketenangan hati, dan ridha Allah SWT.
Menunaikan sholat fardu adalah pondasi. Namun untuk membangun rumah spiritual yang kokoh, perlu dilengkapi dengan dzikir dan doa usai sholat. Setiap bacaan yang kita lantunkan adalah bentuk komunikasi langsung dengan Allah. Kita memohon ampun, memuji-Nya, menyerahkan diri, dan memohon perlindungan dari segala keburukan.
Ayo Sempurnakan Ibadah dengan Sedekah Bersama Yayasan Syekh Ali Jaber
Selain dzikir setelah sholat dan doa setelah sholat, ada satu amalan yang juga sangat dianjurkan dalam Islam, yaitu bersedekah. Yayasan Syekh Ali Jaber membuka peluang amal bagi siapa pun yang ingin melengkapi ibadah harian dengan kebaikan sosial. Melalui program sedekah, Anda bisa turut membantu sesama dan mendapatkan keberkahan di dunia serta akhirat. Mari sempurnakan amalan harian Anda dengan sedekah melalui Yayasan Syekh Ali Jaber.
Dzikir usai sholat bukan hanya tradisi, tapi jalan untuk memperkuat hubungan spiritual kita dengan Allah. Setiap kata yang kita ucapkan mengandung kekuatan untuk menghapus dosa, menenangkan hati, dan mengundang rahmat-Nya. Jadikan dzikir dan doa usai sholat sebagai bagian tak terpisahkan dari rutinitas ibadah Anda, serta lengkapi kebaikan tersebut dengan sedekah melalui Yayasan Syekh Ali Jaber.
