4 Keutamaan Bulan Safar yang Wajib Kamu Tahu Beserta Amalannya - Yayasan Syekh Ali Jaber

4 Keutamaan Bulan Safar yang Wajib Kamu Tahu Beserta Amalannya

4 Keutamaan Bulan Safar yang Wajib Kamu Tahu Beserta Amalannya

Pernahkah kamu merasa ragu memasuki bulan Safar karena cerita-cerita yang beredar di sekitarmu? Banyak orang masih salah paham tentang bulan ini, padahal Islam justru mengajarkan kita untuk menyambut setiap bulan dengan penuh keyakinan dan amal shalih. Memahami keutamaan bulan Safar adalah langkah pertama untuk mengubah kekhawatiran menjadi keberkahan yang nyata.

Apa Itu Bulan Safar dalam Kalender Hijriah?

Bulan Safar adalah bulan kedua dalam kalender Hijriah, tepat setelah bulan Muharram yang mulia. Nama “Safar” dalam bahasa Arab berasal dari kata yang berarti kosong atau perjalanan — sebagian ulama menyebut bahwa dahulu pada bulan ini, penduduk Arab banyak meninggalkan rumah untuk melakukan perjalanan dan peperangan, sehingga rumah-rumah menjadi kosong.

Meski memiliki latar sejarah yang unik, bulan Safar bukanlah bulan yang harus ditakuti atau dijauhi. Justru di sinilah kita diuji: apakah iman kita lebih kuat dari mitos yang beredar, ataukah sebaliknya?

Meluruskan Mitos Seputar Bulan Safar

Salah satu tantangan terbesar umat Islam di bulan Safar adalah kepercayaan-kepercayaan yang tidak memiliki dasar syariat. Sebagian masyarakat meyakini bahwa bulan Safar adalah bulan sial, bulan musibah, atau waktu yang tidak baik untuk memulai sesuatu yang penting.

Padahal, Rasulullah ﷺ telah menegaskan dengan tegas:

لاَ عَدْوَى وَلاَ طِيَرَةَ وَلاَ هَامَةَ وَلاَ صَفَرَ

“Tidak ada penularan penyakit (dengan sendirinya), tidak ada tathayyur (merasa sial karena sesuatu), tidak ada hammah (kepercayaan tentang burung hantu), dan tidak ada (kesialan dalam bulan) Safar.”

HR. Bukhari no. 5707 dan Muslim no. 2220, dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu

Hadits ini adalah bantahan yang sangat jelas. Rasulullah ﷺ secara khusus menyebut bulan Safar untuk meluruskan keyakinan jahiliah yang telah mengakar di masyarakat Arab saat itu — dan sayangnya, masih tersisa hingga hari ini di kalangan sebagian umat.

Bulan Safar dalam Pandangan Islam: Sama Mulianya

Islam tidak mengenal konsep bulan sial atau bulan beruntung secara membabi buta. Semua bulan adalah ciptaan Allah ﷻ, dan kemuliaan serta kemalangan seseorang bergantung pada amal perbuatannya, bukan pada nama bulan yang sedang dilalui.

Allah ﷻ berfirman:

مَآ أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ وَمَآ أَصَابَكَ مِن سَيِّئَةٍ فَمِن نَّفْسِكَ

“Kebaikan apa pun yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan keburukan apa pun yang menimpamu adalah dari dirimu sendiri.”

QS. An-Nisa: 79

Ayat ini mengajarkan kita bahwa musibah dan nikmat tidak datang dari waktu atau bulan tertentu, melainkan dari ketentuan Allah ﷻ yang dipengaruhi oleh amal dan ikhtiar kita sendiri. Maka, alih-alih takut pada bulan Safar, sudah saatnya kita mengisi bulan ini dengan amal terbaik.

Keutamaan Bulan Safar: Peluang Emas yang Tersembunyi

Justru karena banyak orang yang “melewatkan” bulan Safar karena merasa was-was, orang-orang yang beramal shalih di bulan ini memiliki kesempatan yang sangat berharga. Berikut beberapa keutamaan dan nilai penting dari bulan Safar yang perlu kita pahami:

1. Kesempatan Membuktikan Kekuatan Tauhid

Ketika kebanyakan orang merasa ragu dan cemas di bulan Safar, kamu yang tetap beramal, bersedekah, dan bertawakal justru sedang membuktikan keimanan yang sesungguhnya. Ini adalah ujian nyata bagi akidah seorang Muslim.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ

“Barangsiapa yang menggantungkan (hatinya pada) sesuatu, maka ia akan diserahkan kepadanya.”

HR. Ahmad dan At-Tirmidzi, dari sahabat ‘Abdullah bin Mas’ud

Artinya, jika kita menggantungkan harapan dan ketakutan kita pada bulan Safar — bukan kepada Allah ﷻ — maka kita telah menjauh dari hakikat tauhid yang sejati.

2. Waktu yang Baik untuk Memperbanyak Dzikir dan Doa

Tidak ada larangan sama sekali untuk beribadah di bulan Safar. Sebaliknya, inilah saat yang tepat untuk:

  • Memperbanyak istighfar di pagi dan petang hari
  • Membaca dzikir pagi dan petang (Hisnul Muslim) secara konsisten
  • Memperbanyak doa perlindungan, seperti: “Bismillahilladzii laa yadhurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wa laa fis samaai wa huwas samii’ul ‘aliim”
  • Menjaga shalat lima waktu dengan khusyuk dan tepat waktu

3. Momentum Terbaik untuk Bersedekah

Justru di bulan yang banyak disalahpahami ini, sedekah menjadi senjata paling ampuh. Dalam banyak riwayat yang sahih, sedekah disebutkan sebagai penangkal musibah dan pembuka pintu rezeki.

Rasulullah ﷺ bersabda:

دَاوُوا مَرْضَاكُمْ بِالصَّدَقَةِ، وَحَصِّنُوا أَمْوَالَكُمْ بِالزَّكَاةِ، وَأَعِدُّوا لِلْبَلاَءِ الدُّعَاءَ

“Obatilah orang-orang sakitmu dengan sedekah, bentengi hartamu dengan zakat, dan siapkanlah doa sebagai penangkal musibah.”

HR. At-Thabrani dalam Al-Ausath, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’

Inilah mengapa bersedekah di bulan Safar bukan hanya sunnah yang mulia, tetapi juga merupakan ekspresi keyakinan bahwa rezeki dan perlindungan hanya datang dari Allah ﷻ, bukan dari kondisi bulan.

4. Peluang Memperkuat Silaturahmi

Dalam suasana di mana sebagian orang merasa cemas, justru di sinilah kita bisa hadir sebagai penghibur dan penguat bagi sesama. Kunjungi kerabat, sapa tetangga, dan jadilah sumber ketenangan bagi orang-orang di sekitarmu.

BACA JUGA: Pengajar PTQ Syekh Ali Jaber Raih Ijazah Sanad Al-Qur’an Qiraat Ibnu Katsir dari Mesir

Amalan yang Dianjurkan di Bulan Safar

Tidak ada amalan khusus yang secara spesifik dianjurkan hanya untuk bulan Safar. Namun, inilah amalan umum yang sangat dianjurkan untuk dijaga dan ditingkatkan:

  1. Shalat sunnah rawatib — sebelum dan sesudah shalat wajib
  2. Puasa Senin dan Kamis — sunah yang sangat dianjurkan sepanjang tahun
  3. Bersedekah secara rutin — walau hanya sedikit, namun konsisten
  4. Membaca Al-Quran — minimal satu halaman sehari, dan jadikan Al-Quran sebagai teman hidup
  5. Menjaga lisan dari ghibah, fitnah, dan perkataan yang menyakiti
  6. Berdoa memohon perlindungan dari segala keburukan dan musibah

Bagaimana Menyikapi Bulan Safar dengan Bijak?

Sikap terbaik seorang Muslim menghadapi bulan Safar adalah perpaduan antara ilmu, iman, dan amal:

  • Ilmu: Pelajari dan pahami bahwa tidak ada keistimewaan negatif dari bulan Safar dalam syariat Islam.
  • Iman: Yakinkan hati bahwa hanya Allah ﷻ yang mendatangkan manfaat dan mudarat, bukan bulan atau hari tertentu.
  • Amal: Isi bulan Safar dengan ibadah, sedekah, dan kebaikan yang nyata.

Inilah cara almarhum Syekh Ali Jaber mengajarkan kita untuk menghadapi setiap momentum: bukan dengan ketakutan, melainkan dengan keyakinan yang kuat dan amal yang nyata.

Jadikan Bulan Safar Penuh Berkah dengan Bersedekah

Sahabat, tidak ada bulan yang buruk bagi hamba yang hatinya dipenuhi keyakinan kepada Allah ﷻ. Bulan Safar adalah kesempatan yang Allah berikan kepada kita untuk membuktikan bahwa iman kita tidak bergoyah oleh mitos dan ketakutan yang tidak berdasar.

Salah satu cara terbaik menyambut dan melewati bulan Safar adalah dengan memperbanyak sedekah. Setiap rupiah yang kamu keluarkan di jalan Allah adalah investasi akhirat yang tidak akan pernah rugi.

Yayasan Syekh Ali Jaber membuka pintu bagi kamu untuk bersedekah dalam berbagai program yang amanah dan berdampak nyata:

  • 🕌 Program Wakaf Al-Quran — sebarkan kemuliaan Al-Quran ke pelosok negeri
  • 🏫 Beasiswa Penghafal Quran — dukung para generasi qurani masa depan bangsa
  • 🌊 Sedekah Kemanusiaan — bantu saudara-saudara kita yang membutuhkan
  • 💧 Wakaf Produktif — investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.”QS. Al-Baqarah: 261

💚 Yuk, Sedekah Sekarang!

Jangan tunda kebaikanmu. Klik di bawah ini dan pilih program sedekah yang ingin kamu dukung:

👉 yayasansyekhalijaber.com/sedekah

Semoga Allah ﷻ menerima setiap amal kita, melindungi kita dari segala keburukan, dan menjadikan bulan Safar ini sebagai bulan yang penuh berkah dan kemuliaan. Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin.

Bagikan :

6282260707044

Kirim Email

Donasi Sekarang