
Dalam shalat, manusia tak lepas dari kekhilafan. Ada kalanya kita lupa jumlah rakaat, salah membaca, atau menambah gerakan yang tidak semestinya. Islam memberikan solusi dengan sujud sahwi. Untuk menyempurnakan shalat tersebut, doa sujud sahwi memiliki kedudukan penting agar ibadah tetap sah dan bernilai di sisi Allah.
Sujud sahwi merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Dengan melaksanakan sujud ini, umat Islam mendapat kesempatan memperbaiki kekurangan shalat tanpa perlu mengulang seluruh rakaat. Karena itu, mempelajari doa, dalil, dan tata cara sujud sahwi menjadi kewajiban setiap muslim.
Dalil Tentang Sujud Sahwi
Dasar hukum sujud sahwi berasal dari sunnah Rasulullah ﷺ. Dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah, beliau bersabda:
“Apabila salah seorang dari kalian lupa dalam shalatnya, hendaklah ia sujud dua kali.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menjelaskan bahwa ketika terjadi kelupaan, sujud sahwi menjadi jalan penyempurna. Rasulullah ﷺ juga pernah mengalaminya, sehingga beliau mencontohkan langsung kepada para sahabat.
Kapan Melakukan Sujud Sahwi?
Ada beberapa kondisi yang membuat seorang muslim disyariatkan melakukan sujud sahwi:
- Ragu jumlah rakaat
Jika tidak yakin apakah sudah melaksanakan tiga atau empat rakaat, maka ambil jumlah yang paling sedikit, lalu lakukan sujud sahwi.
2. Menambah rakaat atau gerakan.
Misalnya shalat zuhur dilakukan lima rakaat tanpa disadari, maka cukup melakukan sujud sahwi setelah salam.
3. Mengurangi rukun shalat.
Jika ada gerakan rukun yang tertinggal karena lupa, maka ditutup dengan sujud sahwi.
4. Salah membaca doa atau bacaan shalat.
Kelalaian dalam bacaan pun dapat ditutup dengan sujud sahwi agar ibadah tetap sempurna.
Bacaan Doa Sujud Sahwi
Bacaan doa sujud sahwi sama seperti doa sujud biasa, hanya saja diniatkan untuk memperbaiki kekurangan shalat. Lafaznya adalah:
سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَنَامُ وَلاَ يَسْهُو
Latin: Subhāna man lā yanāmu wa lā yashū
Artinya: “Maha Suci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa.”
Doa ini menunjukkan kerendahan hati seorang hamba di hadapan Allah yang Maha Sempurna. Sujud sahwi mengingatkan bahwa hanya Allah yang bebas dari kelalaian, sedangkan manusia selalu berpotensi salah.
BACA JUGA: Doa untuk Suami yang Sedang Bekerja agar Diberi Kelancaran Rezeki
Tata Cara Melaksanakan Sujud Sahwi
Tata cara sujud sahwi cukup sederhana. Berikut langkah-langkahnya:
1. Lakukan sujud dua kali.
Sujud ini dilakukan seperti sujud biasa, dengan membaca doa yang telah disebutkan.
2. Dikerjakan sebelum atau setelah salam.
- Jika terjadi penambahan rakaat, sujud sahwi dilakukan setelah salam.
- Jika karena kelupaan rakaat atau keraguan, sujud dilakukan sebelum salam.
3. Tidak membatalkan shalat.
Sujud sahwi justru menjadi penyempurna, bukan pembatal ibadah.
Amalkan Doa Sujud Sahwi dan Lengkapi dengan Sedekah
Doa sujud sahwi adalah wujud kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Dengan memahami bacaan, tata cara, dan dalilnya, shalat kita insyaAllah lebih sempurna dan diterima. Jangan anggap remeh kekhilafan dalam shalat, karena Rasulullah ﷺ pun mencontohkan langsung bagaimana menghadapinya.
Selain memperbaiki shalat dengan doa sujud sahwi, umat Islam juga dianjurkan menambah amalan kebaikan. Salah satu amalan yang pahalanya terus mengalir adalah bersedekah. Melalui Yayasan Syekh Ali Jaber, Anda bisa menyalurkan sedekah untuk mendukung berbagai program kebaikan, seperti santunan yatim, tebar Al-Qur’an, dan pendidikan santri.
Mari sempurnakan ibadah kita dengan memperbanyak amal jariyah. Klik link yang tersedia dan jadilah bagian dari para dermawan yang pahalanya tidak pernah terputus.

