
Pasar merupakan pusat denyut nadi perekonomian dan aktivitas sosial yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Di tempat inilah berbagai transaksi jual beli terjadi, mempertemukan penjual dan pembeli dalam hiruk pikuk kesibukan duniawi. Namun, di tengah keramaian tersebut, sering kali hati menjadi lalai dari mengingat Sang Pencipta. Untuk menjaga hati dan meraih keberkahan, Islam mengajarkan sebuah amalan ringan, yaitu membaca doa masuk pasar sebagai benteng spiritual bagi setiap muslim.
Mengapa Pasar Perlu Perhatian Khusus dalam Islam?
Mungkin terdengar mengejutkan, tetapi Rasulullah SAW pernah bersabda dalam sebuah hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, “Tempat yang paling Allah cintai adalah masjid, dan tempat yang paling Allah benci adalah pasar.” Pernyataan ini tentu menimbulkan pertanyaan, mengapa tempat yang menjadi sumber rezeki bagi banyak orang justru mendapat predikat demikian?
Imam an-Nawawi memberikan penjelasan mendalam mengenai hadis ini. Beliau menguraikan bahwa pasar sering kali menjadi arena bagi praktik-praktik yang jauh dari nilai spiritual. Di sanalah potensi terjadinya kecurangan dalam timbangan, penipuan kualitas barang, praktik riba, sumpah palsu demi melariskan dagangan, hingga persaingan tidak sehat yang membuat manusia lupa diri. Kesibukan tawar-menawar dan mengejar keuntungan material rentan membuat seseorang lalai dari zikir dan kewajibannya kepada Allah SWT.
Karena itulah, Islam tidak melarang umatnya pergi ke pasar, tetapi membekalinya dengan amalan agar setiap langkah di sana tetap bernilai ibadah dan mendatangkan rahmat, bukan sebaliknya.
Keutamaan Agung di Balik Amalan Doa Masuk Pasar
Rasulullah SAW tidak hanya menunjukkan potensi keburukan di pasar, tetapi juga memberikan solusi ampuh untuk mengubahnya menjadi ladang pahala. Melalui sebuah hadis yang mulia dari sahabat Umar bin Khattab RA, beliau menjanjikan ganjaran yang luar biasa bagi siapa saja yang mengamalkan zikir tertentu saat memasuki area perniagaan.
Beliau bersabda, “Barang siapa masuk pasar, kemudian dia membaca (zikir tertentu), Allah akan mencatat untuknya satu juta kebaikan, dan menghapuskan darinya satu juta keburukan.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah).
Keutamaan yang dahsyat ini menunjukkan betapa Allah SWT sangat menghargai hamba-Nya yang tetap mengingat-Nya di tengah keramaian dunia. Dengan melafalkan doa saat masuk pasar, seorang muslim seolah-olah menegaskan kembali bahwa kekuasaan tertinggi dan segala puji hanyalah milik Allah, bahkan di tempat yang paling identik dengan urusan materi sekalipun. Amalan ini menjadi pengingat bahwa rezeki datangnya dari Allah dan transaksi yang dilakukan harus berlandaskan kejujuran.
BACA JUGA: Bacaan Doa Khotmil Qur’an Lengkap Arab, Latin, Terjemahan dan Keutamaannya
Bacaan Doa Masuk Pasar Lengkap dengan Latin dan Artinya
Terdapat beberapa versi doa yang dapat Anda amalkan ketika hendak memasuki pasar. Keduanya memiliki esensi yang sama, yaitu untuk memohon perlindungan dan kebaikan kepada Allah SWT.
Versi Pertama (Berdasarkan Riwayat Tirmidzi)
Versi ini adalah zikir yang menjanjikan pahala satu juta kebaikan seperti yang disebutkan dalam hadis sebelumnya. Bacaannya sangat ringkas dan mudah dihafal.
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَ يَمُوتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa yumiitu wahuwa hayyun laa yamuutu, biyadihil khairu wahuwa ‘alaa kulli syai-in qadiir.
Artinya: “Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dia yang menghidupkan dan mematikan. Dia Mahahidup dan tidak akan pernah mati. Di tangan-Nya segala kebaikan dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”
Versi Kedua (Berdasarkan Riwayat Hakim)
Doa versi kedua ini lebih spesifik memohon perlindungan dari keburukan pasar dan transaksi yang merugikan.
بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذِهِ السُّوقِ وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُصِيبَ فِيهَا يَمِينًا فَاجِرَةً، أَوْ صَفْقَةً خَاسِرَةً
Latin: Bismillahi, allahumma inni as-aluka khaira hadzihis suqi wa khaira ma fiha, wa a’udzu bika min syarriha wa syarri ma fiha. Allahumma inni a’udzu bika an ushiba fiha yaminan fajiratan au shafqatan khasiratan.
Artinya: “Dengan nama Allah, ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan pasar ini dan kebaikan apa yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan pasar ini dan kejahatan apa yang ada di dalamnya. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari sumpah palsu atau transaksi yang merugikan di dalamnya.”
Dengan mengamalkan doa ini, Anda tidak hanya melindungi diri, tetapi juga mengubah aktivitas belanja atau berdagang menjadi sebuah ibadah yang penuh kesadaran.
Untuk menyempurnakan kebaikan dan keberkahan dari rezeki yang Anda peroleh, Anda dapat melengkapinya dengan amalan sedekah. Sedekah tidak akan mengurangi harta, justru membuka pintu-pintu rezeki yang lain. Anda bisa menyalurkan sedekah terbaik Anda untuk mendukung program dakwah dan kemanusiaan melalui Yayasan Syekh Ali Jaber.






