
Yayasan Syekh Ali Jaber resmi menutup program Sertifikasi Guru Al-Qur’an Angkatan 3 pada Kamis, 2 Juli 2026. Acara penutupan ini ditandai dengan penyerahan ijazah sanad dan sertifikat kepada lima peserta terpilih dari berbagai penjuru Indonesia, sebagai bukti nyata komitmen lembaga dalam mencetak tenaga pengajar Al-Qur’an yang mumpuni dan bersanad jelas.
Penutupan angkatan ketiga ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan program unggulan Yayasan Syekh Ali Jaber. Selama mengikuti program, para peserta menjalani pembinaan intensif mencakup tahsin, tajwid, metodologi pengajaran Al-Qur’an, hingga transmisi keilmuan yang bersambung sanadnya kepada Rasulullah ﷺ.
Kelima peserta yang berhasil menyelesaikan program dan menerima sertifikat pada angkatan ini adalah:
- Anastasya Ainayah — Jakarta
- Hendang Azrizul — Pekanbaru
- Muh. Nurul Anwar — Jakarta
- Reyhan Fauzi — Bekasi
- Ana Althofun Nisa RN — Malang
Dua Peserta Raih Kehormatan Ijazah Sanad
Di antara kelima wisudawan, dua nama menonjol dengan pencapaian istimewa. Ustadz Hendang Azrizul dari Pekanbaru dan Ustadzah Ana Althofun Nisa dari Malang berhasil meraih ijazah sanad — sebuah penghargaan tertinggi yang menandai ketersambungan keilmuan mereka dalam mata rantai periwayatan Al-Qur’an.
Ijazah sanad bukan sekadar dokumen formal. Ia adalah amanah keilmuan yang menjamin bahwa bacaan Al-Qur’an yang diajarkan bersumber dari transmisi yang terpercaya dan tidak terputus sejak zaman Nabi Muhammad ﷺ hingga hari ini.
Direktur Yayasan Syekh Ali Jaber, Syekh Al-Mustafa, menyampaikan apresiasi dan pesannya kepada seluruh peserta yang telah menuntaskan perjalanan panjang ini.
“Sertifikasi ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kalian kini adalah mata rantai penjaga Al-Qur’an. Bawa ilmu ini, ajarkan kepada umat, dan jadilah guru yang tidak hanya mengajarkan huruf, tetapi juga menanamkan kecintaan kepada Kalamullah,” kata dia.
Syekh Al-Mustafa juga menegaskan bahwa program sertifikasi guru Al-Qur’an ini adalah salah satu cara nyata yayasan dalam meneruskan warisan dakwah Almarhum Syekh Ali Jaber, yang semasa hidupnya dikenal sebagai ulama yang sangat peduli terhadap kualitas pengajaran Al-Qur’an di Indonesia.
Kepala Divisi Taklim Yayasan Syekh Ali Jaber, Ustadz Zulkifli Tanor, turut menyampaikan kebanggaan sekaligus harapannya kepada para lulusan.
“Kami tidak sembarangan memberikan ijazah sanad. Proses seleksi dan pembinaan dilakukan dengan ketat karena kami sadar betul bahwa guru Al-Qur’an adalah profesi yang memikul amanah besar. Selamat kepada seluruh peserta angkatan 3, khususnya Ustadz Hendang dan Ustadzah Ana yang meraih sanad. Kalian layak mendapatkannya,” ucapnya
Ustadz Zulkifli juga menginformasikan bahwa Yayasan Syekh Ali Jaber akan terus membuka pendaftaran untuk angkatan berikutnya, guna menjawab kebutuhan guru Al-Qur’an yang bersanad dan berkualitas di seluruh pelosok Indonesia.

BACA JUGA: 7 Keutamaan Sedekah Subuh, Pintu Rezeki Terbuka Lebar
Meneruskan Warisan Dakwah Sang Ulama
Program sertifikasi guru Al-Qur’an yang dikelola Yayasan Syekh Ali Jaber lahir dari semangat dakwah yang diwariskan oleh Almarhum Syekh Ali Jaber. Beliau semasa hidupnya senantiasa menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an dengan benar, tartil, dan penuh penghayatan.
Kini, melalui program yang tersistematis dan terstandarisasi ini, yayasan berupaya memperluas jangkauan dakwah tersebut. Para lulusan sertifikasi diharapkan menjadi agen perubahan di komunitas masing-masing — mengajar di masjid, pesantren, sekolah, hingga rumah-rumah warga.
Kelulusan lima peserta dari Jakarta, Pekanbaru, Bekasi, dan Malang membuktikan bahwa program ini menjangkau lintas wilayah dan memperkuat ekosistem pendidikan Al-Qur’an secara nasional.
Yayasan Syekh Ali Jaber membuka peluang bagi siapa saja yang ingin berkontribusi dalam misi mencetak guru Al-Qur’an berkualitas di Indonesia.
Bagi Anda yang bercita-cita menjadi guru Al-Qur’an bersertifikat dan bersanad, pantau terus informasi pendaftaran Sertifikasi Guru Al-Qur’an Angkatan 4 melalui website resmi dan media sosial Yayasan Syekh Ali Jaber.
Bagi para donatur dan mitra yang ingin mendukung keberlangsungan program dakwah ini, dukungan Anda adalah investasi terbaik untuk generasi penjaga Al-Qur’an Indonesia. Bersama, kita jaga warisan ilmu ini agar terus hidup dan bermanfaat.
Semoga Allah ﷻ meridai setiap langkah kita dalam mengabdikan diri kepada Al-Qur’an.




