
Pernahkah Anda merasakan ketenangan yang luar biasa saat memperbanyak sholawat di hari Jumat? Hari yang mulia ini bukan sekadar penanda akhir pekan — ia adalah mahkota dalam pekan seorang Muslim, penuh dengan pintu-pintu rahmat yang terbuka lebar. Di antara amalan yang paling dianjurkan pada hari Jumat, perbanyak sholawat di hari Jumat menempati kedudukan istimewa yang telah ditegaskan oleh Rasulullah ﷺ sendiri.
Sayangnya, masih banyak di antara kita yang belum memahami betapa besar keutamaan amalan sederhana ini. Padahal, satu sholawat yang kita lantunkan dengan tulus akan dibalas langsung oleh Allah dengan sepuluh rahmat-Nya kepada kita. Artikel ini hadir untuk mengajak Anda menyelami keindahan amalan mulia tersebut — lengkap dengan dalil shahih, panduan praktis, dan inspirasi dari dakwah almarhum Syekh Ali Jaber rahimahullah.
Mengapa Hari Jumat Begitu Istimewa?
Dalam Islam, hari Jumat bukan hari biasa. Ia disebut sebagai sayyidul ayyam — penghulunya segala hari. Keistimewaannya begitu agung hingga Allah mengabadikannya dalam Al-Quran dengan menurunkan surah khusus bernama Al-Jumu’ah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ، فِيهِ خُلِقَ آدَمُ، وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ، وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا
“Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke surga, dan pada hari itu ia dikeluarkan darinya.”
— HR. Muslim, no. 854
Pada hari yang agung inilah, amalan sholawat mendapatkan keistimewaan berlipat ganda — sebuah anugerah yang sungguh sayang untuk dilewatkan.
Perintah Perbanyak Sholawat di Hari Jumat
Hadits Shahih tentang Sholawat di Hari Jumat
Perintah untuk memperbanyak sholawat di hari Jumat bukan sekadar anjuran lisan yang lemah dalilnya. Ini adalah wasiat langsung dari Nabi ﷺ yang diriwayatkan dengan sanad yang kuat:
أَكْثِرُوا الصَّلَاةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةَ الْجُمُعَةِ، فَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا
“Perbanyaklah sholawat kepadaku pada hari Jumat dan malam Jumat. Barangsiapa bersholawat kepadaku satu kali, Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.”
— HR. Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’, no. 1209
Bayangkan: satu sholawat dibalas sepuluh rahmat dari Allah Yang Maha Pengasih. Kalikan dengan ratusan sholawat yang kita lantunkan sepanjang hari Jumat. Betapa tak ternilai tabungan pahala yang bisa kita raih!
Ayat Al-Quran: Perintah Bersholawat kepada Nabi
Allah ﷻ sendiri memerintahkan orang-orang beriman untuk bersholawat kepada Nabi ﷺ. Perintah ini tertuang dalam firman-Nya:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
Ayat ini adalah bukti luar biasa: Allah dan seluruh malaikat bersholawat kepada Nabi ﷺ. Ketika kita ikut bersholawat, kita bergabung dalam barisan yang paling mulia di alam semesta ini.
Keutamaan Sholawat di Hari Jumat yang Wajib Anda Ketahui
Memperbanyak sholawat di hari Jumat bukan sekadar rutinitas — ia adalah investasi spiritual dengan keuntungan yang tidak tertandingi. Berikut keutamaan-keutamaannya:
1. Doa Dikabulkan dengan Lebih Mudah
Hari Jumat menyimpan satu waktu mustajab di mana doa tidak akan tertolak. Para ulama berpendapat waktu ini berada di antara Ashar hingga Maghrib, atau saat imam duduk di mimbar hingga selesai sholat Jumat. Mengawali doa dengan sholawat kepada Nabi ﷺ adalah kunci yang membuka pintu pengabulan tersebut.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Setiap doa tertutup hingga seseorang bersholawat kepada Nabi ﷺ.”
— HR. Al-Baihaqi, dihasankan oleh Al-Albani
2. Mendapat Syafaat Rasulullah ﷺ di Hari Kiamat
Di hari ketika tidak ada pertolongan selain pertolongan Allah, bersholawat kepada Nabi ﷺ menjadi sebab kita dekat dengan beliau dan berhak mendapatkan syafaatnya.
Beliau bersabda:
“Orang yang paling berhak mendapatkan syafaatku di hari kiamat adalah yang paling banyak bersholawat kepadaku.”
— HR. At-Tirmidzi, no. 484, dihasankan oleh Al-Albani
3. Dihapus Sepuluh Dosa dan Diangkat Sepuluh Derajat
Setiap kali sholawat terucap, Allah memberikan pahala berlipat. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa satu sholawat menghapus sepuluh kesalahan dan mengangkat derajat orang yang membacanya setinggi sepuluh tingkatan.
4. Nama Kita Disebut di Sisi Rasulullah ﷺ
Ini adalah keutamaan yang paling menggetarkan hati. Rasulullah ﷺ mengetahui setiap orang yang bersholawat kepadanya dan membalasnya dengan salam. Bayangkan nama Anda disebut oleh manusia paling mulia yang pernah ada!
5. Wangi Surga Mendekati Kita
Para ulama menyebutkan bahwa orang yang istikamah bersholawat kepada Nabi ﷺ akan merasakan ketenangan batin yang luar biasa — sebuah wangi rahmat yang mendekatkan hati kepada Allah.
BACA JUGA: Qurban Kambing Bisa untuk Berapa Orang? Ini Jawabannya!
Cara Praktis Perbanyak Sholawat di Hari Jumat
Amalan mulia ini tidak membutuhkan ritual yang rumit. Yang dibutuhkan hanyalah niat yang tulus dan konsistensi. Berikut panduan praktisnya:
Lafaz Sholawat yang Dianjurkan
1. Sholawat Ibrahimiyyah (Paling Utama)
Ini adalah sholawat yang diajarkan langsung oleh Rasulullah ﷺ dan dibaca dalam tasyahud akhir sholat:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
2. Sholawat Singkat yang Mudah Diamalkan
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
Waktu Terbaik Membaca Sholawat di Hari Jumat
- Malam Jumat (Kamis malam): Mulai dari waktu Maghrib Kamis, amalan Jumat sudah berlaku
- Pagi Jumat: Usai Sholat Subuh hingga terbit matahari
- Antara Ashar dan Maghrib: Waktu mustajab yang paling dianjurkan
- Sepanjang hari: Lantunkan kapan saja — saat berkendara, bekerja, atau beristirahat
Target Amalan yang Bisa Dicoba
Berikut beberapa target yang bisa Anda jadikan panduan:
- Pemula: 100 sholawat per hari Jumat
- Menengah: 300–500 sholawat
- Istikamah: 1.000 sholawat (banyak ulama mengamalkan ini)
Gunakan tasbih atau aplikasi penghitung digital untuk memudahkan. Yang terpenting bukan sekadar angka, melainkan kehadiran hati saat melantunkan setiap sholawat.
Sholawat dan Kecintaan pada Al-Quran: Dua Sayap Menuju Allah
Almarhum Syekh Ali Jaber rahimahullah sering mengingatkan dalam ceramah-ceramahnya bahwa sholawat kepada Nabi ﷺ dan kecintaan pada Al-Quran adalah dua sayap yang membawa seorang Muslim terbang menuju ridha Allah.
“Cintailah Al-Quran, bacalah ia setiap hari, dan perbanyaklah sholawat kepada Nabi ﷺ — maka hidup kalian akan dipenuhi cahaya dan keberkahan.”
Nasihat beliau ini mengajarkan kita bahwa amalan spiritual yang konsisten — sekecil apapun — jauh lebih bernilai dari amalan besar yang hanya sesekali dilakukan.
Menggabungkan Sholawat dengan Sedekah di Hari Jumat
Ada satu rahasia indah yang sering dilupakan: sholawat dan sedekah di hari Jumat adalah kombinasi sempurna untuk meraih keberkahan maksimal.
Rasulullah ﷺ adalah manusia yang paling dermawan, dan kedermawanan beliau berlipat ganda di setiap hari Jumat. Bersedekah di hari Jumat adalah bentuk kecintaan kita kepada beliau — sekaligus meneladani akhlak mulianya.
Allah ﷻ berfirman:
مَّثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji.”
— QS. Al-Baqarah: 261
Satu benih kebaikan bisa berbuah 700 kali lipat — dan di hari Jumat, pintu keberkahan itu terbuka selebar-lebarnya.
Amalan Lengkap Hari Jumat
Agar hari Jumat benar-benar menjadi puncak ibadah dalam sepekan, gabungkan berbagai amalan dalam satu rutinitas yang indah:
- Mandi Jumat sejak pagi hari
- Baca Surah Al-Kahfi — penuh cahaya hingga Jumat berikutnya
- Perbanyak sholawat sepanjang hari — minimal 100 kali
- Bersedekah — walau sedikit, niatkan untuk mengikuti sunnah Nabi
- Perbanyak doa di waktu mustajab antara Ashar dan Maghrib
- Khatamkan atau baca Al-Quran walau beberapa ayat
- Niatkan wakaf sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir
Bergabunglah dalam Gerakan Jumat Berkah
Memperbanyak sholawat di hari Jumat adalah amalan hati. Namun, Islam juga mengajarkan bahwa ibadah paling sempurna adalah yang memberi manfaat bagi orang lain.
Yayasan Syekh Ali Jaber hadir untuk menjembatani niat baik Anda dengan program-program nyata yang mengubah kehidupan — dari beasiswa santri penghafal Al-Quran, pembangunan masjid, hingga santunan dhuafa yang membutuhkan.
Setiap Jumat, ribuan donatur bergabung dalam program Jumat Berkah — sebuah gerakan sedekah mingguan yang ringan di kantong namun besar di timbangan pahala. Sedekah Anda di hari Jumat, dikelola dengan amanah, disalurkan kepada mereka yang paling membutuhkan.
💚 Jadikan sholawat Anda bermakna dengan sedekah yang nyata. Salurkan Sedekah Jumat Anda melalui: yayasansyekhalijaber.com/jumat-berkah
Karena sholawat kepada Nabi ﷺ adalah cinta kepada beliau, dan cara terbaik mencintai beliau adalah meneladani akhlaknya — termasuk kedermawanannya kepada sesama.
Mari Hidupkan Sunnah Mulia Ini
Hari Jumat yang penuh berkah ini adalah hadiah dari Allah untuk umat Muhammad ﷺ. Jangan biarkan ia berlalu begitu saja tanpa jejak amalan yang bermakna.
Mulai dari hari ini, niatkan untuk memperbanyak sholawat di hari Jumat — setidaknya 100 kali — dengan hati yang hadir dan lisan yang khusyuk. Rasakan bagaimana ketenangan mulai meresap, doa mulai terasa lebih ringan, dan hati semakin dekat dengan Allah dan Rasul-Nya.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang istikamah dalam mencintai Nabi Muhammad ﷺ, dan semoga kita semua mendapatkan syafaatnya di hari yang tidak ada pertolongan kecuali dari Allah.




