5 Keutamaan Hari Tasyrik yang Wajib Kamu Tahu - Yayasan Syekh Ali Jaber

5 Keutamaan Hari Tasyrik yang Wajib Kamu Tahu

5 Keutamaan Hari Tasyrik yang Wajib Kamu Tahu

Pernahkah Anda merasakan betapa cepatnya hari-hari besar Islam berlalu begitu saja tanpa kita benar-benar menghayatinya? Hari Tasyrik adalah salah satu momen yang sering terlewat dalam kesibukan pascalebaran — padahal, keutamaan hari tasyrik dalam Islam sungguh luar biasa dan sayang untuk dilewatkan. Tiga hari istimewa ini, yakni tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, menyimpan rahasia ibadah, dzikir, dan keberkahan yang Allah Ta’ala siapkan khusus bagi hamba-hamba-Nya yang bersyukur.

Apa Itu Hari Tasyrik?

Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Idul Adha, yaitu:

  • 11 Dzulhijjah
  • 12 Dzulhijjah
  • 13 Dzulhijjah

Kata tasyrik berasal dari bahasa Arab “syarraqa” yang berarti matahari terbit atau menjemur daging. Secara historis, nama ini merujuk pada kebiasaan umat Islam terdahulu yang menjemur daging kurban di bawah sinar matahari sebagai cara mengawetkannya.

Hari-hari ini bukan sekadar pelengkap Idul Adha. Allah Ta’ala menyebutnya secara langsung dalam firman-Nya, menjadikan hari tasyrik sebagai bagian dari rangkaian ibadah agung yang harus dihidupkan oleh setiap Muslim.

Dalil Al-Quran tentang Hari Tasyrik

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Quran:

وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ

“Dan berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah dalam beberapa hari yang berbilang.”

— QS. Al-Baqarah: 203

Para ulama tafsir, di antaranya Imam Ibnu Katsir rahimahullah, menafsirkan bahwa “ayyāmun ma’dūdāt” (hari-hari yang berbilang) dalam ayat ini merujuk pada hari-hari tasyrik. Ini adalah perintah langsung dari Allah untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut — bukan sekadar anjuran, melainkan sebuah seruan yang sarat dengan urgensi spiritual.

Hadits Shahih tentang Keutamaan Hari Tasyrik

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَذِكْرٍ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Hari-hari tasyrik adalah hari makan, minum, dan berdzikir kepada Allah ‘Azza wa Jalla.”

— HR. Muslim, No. 1141

Hadits ini mengandung kedalaman makna yang luar biasa. Rasulullah SAW menggabungkan tiga unsur sekaligus: menikmati karunia dunia (makan & minum), mensyukuri nikmat, dan mengingat Allah. Ini adalah gambaran Islam yang seimbang — agama yang tidak mengajarkan asketisme berlebihan, namun juga tidak melupakan Sang Pemberi Nikmat di setiap suapan dan tegukan.

5 Keutamaan Hari Tasyrik yang Perlu Anda Hayati

1. Termasuk dalam “Hari-Hari yang Terbaik” di Sisi Allah

Hari tasyrik merupakan bagian dari sepuluh hari terbaik di bulan Dzulhijjah yang Allah sumpahkan dalam Al-Quran:

وَالْفَجْرِ ۝ وَلَيَالٍ عَشْرٍ

“Demi fajar, dan demi malam yang sepuluh.”QS. Al-Fajr: 1-2

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu menafsirkan bahwa “malam yang sepuluh” itu adalah sepuluh hari pertama Dzulhijjah, di mana hari tasyrik menjadi ekor yang menyempurnakan keagungan bulan ini.

2. Hari yang Diharamkan untuk Berpuasa

Salah satu kekhususan hari tasyrik adalah dilarangnya berpuasa pada hari-hari ini. Ini bukan sekadar larangan biasa — ini adalah undangan Allah agar hamba-Nya menikmati karunia-Nya dengan penuh rasa syukur.

Rasulullah SAW bersabda:

“Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum.” — HR. Muslim

Larangan berpuasa ini berlaku secara umum, termasuk bagi mereka yang masih memiliki utang puasa Ramadan — meskipun para ulama memiliki sedikit perbedaan pendapat tentang puasa qadha di hari tasyrik. Intinya, hari-hari ini adalah hari perayaan dan rasa syukur.

3. Waktu Utama untuk Memperbanyak Dzikir

Di antara seluruh amalan hari tasyrik, dzikir adalah yang paling ditekankan. Tiga jenis dzikir yang sangat dianjurkan di hari-hari ini:

  • Takbir: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallah, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahil hamd
  • Tahmid: Alhamdulillah
  • Tasbih: Subhanallah

Dzikir ini bukan sekadar ucapan lisan. Ia adalah ikrar jiwa bahwa di tengah kesenangan dunia — makanan lezat, kebersamaan keluarga, kemeriahan hari raya — hati kita tetap tertambat kepada Allah.

4. Waktu Penyembelihan Kurban Masih Berlanjut

Bagi yang belum sempat melaksanakan kurban pada hari Idul Adha, hari tasyrik memberikan kesempatan tambahan. Waktu penyembelihan kurban yang sah menurut jumhur ulama berlaku hingga terbenamnya matahari pada 13 Dzulhijjah.

Ini adalah bentuk kemudahan yang Allah berikan — rahmat-Nya yang selalu membuka pintu bagi siapa saja yang ingin berbuat kebaikan.

5. Momentum Mempererat Ukhuwah dan Berbagi

Secara sosial, hari tasyrik adalah momen di mana kaum Muslimin duduk bersama, menikmati hidangan, dan memperkuat tali persaudaraan. Ini adalah gambaran nyata dari Islam sebagai agama yang menghargai kebersamaan.

Lebih dari itu, semangat berbagi yang tumbuh dari hari-hari ini semestinya tidak berhenti begitu perayaan usai. Sedekah dan kepedulian terhadap sesama adalah amalan yang keindahannya melampaui waktu dan musim.

BACA JUGA: Keutamaan Perbanyak Sholawat di Hari Jumat dan Caranya

Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Hari Tasyrik

Berikut adalah amalan-amalan yang dapat menghidupkan hari tasyrik Anda:

  1. Memperbanyak takbir, tahmid, dan tasbih — terutama setelah shalat fardhu (takbir muqayyad).
  2. Menikmati hidangan bersama keluarga dengan penuh rasa syukur dan tidak berlebihan.
  3. Memperbanyak doa — hari tasyrik adalah waktu yang mustajab untuk memanjatkan permohonan kepada Allah.
  4. Menyembelih kurban bagi yang belum sempat melakukannya di hari Idul Adha.
  5. Mengunjungi dan menyantuni saudara yang membutuhkan — berbagi kebahagiaan dengan mereka yang kurang beruntung.
  6. Membaca Al-Quran — menambah intensitas interaksi dengan kalamullah di hari-hari yang mulia ini.

Hikmah di Balik Larangan Berpuasa di Hari Tasyrik

Mengapa Allah justru melarang berpuasa di hari-hari yang penuh berkah ini?

Inilah keindahan Islam yang sering kali tak terpikirkan. Larangan berpuasa mengandung pesan bahwa nikmat Allah wajib disyukuri dengan cara yang Allah ridhai, bukan dengan menolak atau mengabaikannya. Seorang hamba yang benar-benar bersyukur adalah yang menikmati pemberian Allah sambil terus mengingat-Nya.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengingatkan bahwa ibadah kepada Allah bukan hanya tentang meninggalkan yang halal — tetapi juga tentang menerima yang halal dengan hati yang bertawakkal dan bersyukur.

Menjaga Semangat Ibadah Melampaui Hari Tasyrik

Hari tasyrik akan berlalu, seperti Ramadan yang juga pergi meninggalkan kerinduan. Namun, semangat untuk berbuat kebaikan semestinya tidak ikut berlalu bersama tanggal di kalender.

Almarhum Syekh Ali Jaber rahimahullah, ulama yang dicintai umat, sering menekankan bahwa kecintaan sejati kepada Allah termanifestasi dalam konsistensi amal, bukan letupan semangat yang sesaat. Beliau selalu mengajak umat untuk menjadikan sedekah sebagai kebiasaan harian — bukan hanya di hari raya atau momen-momen besar saja.

Jadikan Hari Tasyrik sebagai Titik Balik untuk Terus Bersedekah


Jika hari tasyrik mengajarkan kita untuk bersyukur dan berbagi, maka sudah selayaknya semangat itu kita lanjutkan jauh melampaui tiga hari tersebut.

Yayasan Syekh Ali Jaber hadir sebagai jembatan bagi Anda yang ingin terus menghidupkan nilai-nilai dakwah, kecintaan pada Al-Quran, dan semangat berbagi yang diajarkan oleh almarhum Syekh Ali Jaber rahimahullah.

Melalui berbagai program nyata — dari beasiswa penghafal Al-Quran, pembangunan masjid dan sarana pendidikan Islam, hingga bantuan sosial untuk dhuafa — setiap rupiah yang Anda titipkan akan tumbuh menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, bahkan setelah kita tiada.

“Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya.” — HR. Muslim, No. 1631

🌙 Mari Lanjutkan Semangat Berbagi

Hari tasyrik adalah pengingat bahwa sebaik-baik hari adalah hari yang dihiasi dengan dzikir dan kebaikan. Jangan biarkan semangat ini padam ketika perayaan usai.

Salurkan sedekah terbaik Anda sekarang dan jadilah bagian dari gerakan dakwah yang meneruskan warisan mulia Syekh Ali Jaber rahimahullah.

👇 Klik tautan berikut untuk bersedekah:

yayasansyekhalijaber.com/sedekah

Bagikan :

6282260707044

Kirim Email

Donasi Sekarang