Tata Cara Jamak Taqdim Sholat Dzuhur dan Ashar Beserta Niatnya - Yayasan Syekh Ali Jaber

Tata Cara Jamak Taqdim Sholat Dzuhur dan Ashar Beserta Niatnya

Tata Cara Sholat Jamak Taqdim Dzuhur dan Ashar Beserta Niatnya

Tata cara sholat jamak taqdim Dzuhur dan Ashar dilakukan dengan menarik waktu sholat Ashar ke waktu Dzuhur. Pelaksanaannya dimulai dengan sholat Dzuhur 4 rakaat terlebih dahulu hingga salam, kemudian segera berdiri untuk melaksanakan sholat Ashar 4 rakaat. Kedua sholat wajib dikerjakan berurutan tanpa jeda panjang (muwalat) dan didahului niat jamak taqdim pada sholat pertama.

Dalil & Dasar Hukum Sholat Jamak

Sebagai hamba Allah yang beriman, kita patut bersyukur karena Islam adalah agama yang yusrun (mudah). Allah memberikan keringanan (rukhsah) bagi mereka yang memiliki uzur syar’i, seperti musafir, untuk menjamak sholat.

Dasar hukum pelaksanaan sholat jamak ini bersumber dari hadits Rasulullah ﷺ:

Hadits Riwayat Muslim:

جَمَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ ، وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ بِالْمَدِينَةِ ، فِي غَيْرِ خَوْفٍ وَلَا مَطَرٍ

Artinya: “Rasulullah ﷺ pernah menjamak sholat Dzuhur dan Ashar, serta Maghrib dan Isya di Madinah, bukan karena takut dan bukan pula karena hujan.” (HR. Muslim)

Penjelasan Singkat: Para ulama menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan kebolehan menjamak sholat jika ada hajah (kebutuhan mendesak) atau kesulitan (masyaqqah), terutama saat dalam perjalanan jauh (safar). Ini adalah bentuk kasih sayang Allah agar hamba-Nya tidak meninggalkan sholat meski dalam kondisi sibuk atau lelah di perjalanan.

Tata Cara Jamak Taqdim Sholat Dzuhur dan Ashar

Sahabat Syekh Ali Jaber yang dirahmati Allah, penting untuk memahami bahwa Jamak berarti “menggabungkan”, sedangkan Taqdim berarti “di awal”. Jadi, sholat ini dilakukan di waktu sholat yang pertama (Waktu Dzuhur).

Berikut adalah langkah-langkah praktisnya. Bayangkan ini seperti Anda memiliki dua tugas yang harus diselesaikan, dan atasan Anda mengizinkan Anda menyelesaikan keduanya di pagi hari agar siang harinya Anda bisa fokus perjalanan.

1. Memenuhi Syarat Sah

Sebelum memulai, pastikan Anda memenuhi syarat:

  • Berada dalam status musafir (perjalanan jauh minimal ±80-90 km menurut jumhur ulama).
  • Berniat jamak pada sholat yang pertama.
  • Muwalat (Berurutan/bersambung), tidak boleh ada jeda lama (seperti makan atau tidur) antara sholat pertama dan kedua.

2. Langkah-Langkah Pelaksanaan (Step-by-Step)

Langkah Pertama: Sholat Dzuhur (Sholat Awal)

  1. Berdiri tegak menghadap kiblat.
  2. Membaca Niat Sholat Jamak Taqdim Dzuhur:Ushallii fardhazh zhuhri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al ‘ashri jam’a taqdiimin adaa-an lillaahi ta’aalaa.
    Artinya: “Saya niat sholat fardhu Dzuhur empat rakaat digabungkan dengan sholat Ashar dengan jamak taqdim, tunai karena Allah Ta’ala.”
  3. Lakukan Takbiratul Ihram dan sholat Dzuhur 4 rakaat seperti biasa hingga salam.

Langkah Kedua: Jeda Singkat (Muwalat) Setelah salam sholat Dzuhur, jangan berzikir, berdoa panjang, atau mengobrol. Segeralah berdiri kembali untuk melaksanakan sholat Ashar. Inilah yang disebut Muwalat (berkesinambungan).

Langkah Ketiga: Sholat Ashar (Sholat Kedua)

  1. Berdiri kembali (iqamah disunnahkan).
  2. Membaca Niat Sholat Jamak Taqdim Ashar:Ushallii fardhal ‘ashri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’azh zhuhri jam’a taqdiimin adaa-an lillaahi ta’aalaa.Artinya: “Saya niat sholat fardhu Ashar empat rakaat digabungkan dengan sholat Dzuhur dengan jamak taqdim, tunai karena Allah Ta’ala.”
  3. Lakukan sholat Ashar 4 rakaat seperti biasa hingga salam.

Catatan Penting: Jika Anda ingin sekaligus meringkas rakaat (Qashar) menjadi 2 rakaat Dzuhur dan 2 rakaat Ashar, maka niatnya harus ditambahkan Qashran. Namun, panduan di atas adalah untuk Jamak Taqdim Tamam (sempurna 4 rakaat) tanpa Qashar.

BACA JUGA: Tata Cara Tayamum di Pesawat untuk Musafir (Sesuai Sunnah)

Frequently Asked Question (FAQ)

Apakah boleh sholat jamak taqdim dilakukan di rumah sebelum berangkat?

Secara umum, jumhur ulama berpendapat sholat jamak safar baru boleh dilakukan setelah keluar dari batas desa/kota tempat tinggal. Jika masih di rumah, belum berlaku hukum safar. Namun, jika khawatir tertinggal sholat di jalan (misal ke bandara macet), sebagian ulama membolehkan dengan syarat ketat.

Apakah harus sholat Dzuhur dulu, bolehkah Ashar dulu?

Untuk Jamak Taqdim, wajib Tartib (berurutan). Anda harus mengerjakan sholat pemilik waktu (Dzuhur) terlebih dahulu, baru kemudian sholat yang ditarik (Ashar). Jika terbalik, sholat keduanya tidak sah sebagai jamak.

Apa bedanya Jamak dengan Qashar?

Jamak adalah menggabungkan waktu (2 sholat di 1 waktu), sedangkan Qashar adalah memendekkan rakaat (dari 4 jadi 2). Musafir boleh melakukan Jamak saja, Qashar saja, atau Jamak sekaligus Qashar (Jamak Qashar).

Menjaga Cahaya Al-Qur’an dalam Perjalanan

Sahabat, kemudahan (rukhsah) dalam tata cara sholat jamak taqdim dzuhur dan ashar ini adalah bukti cinta Allah agar kita tetap bisa menjaga hubungan dengan-Nya di mana pun kita berada. Sebagaimana Alm. Syekh Ali Jaber selalu berpesan, “Jangan korbankan sholat demi urusan dunia, tapi aturlah urusan dunia agar tidak mengganggu sholat.”

Selain menjaga sholat, menjaga interaksi dengan Al-Qur’an juga penting. Di Yayasan Syekh Ali Jaber, kami terus melanjutkan visi beliau mencetak Satu Juta Penghafal Al-Qur’an.

Jika artikel ini bermanfaat, kami mengajak Anda untuk turut serta mendukung program pendidikan Al-Qur’an bagi yatim dan dhuafa, atau bergabung dalam program sosial dan pendidikan kami untuk memperdalam bacaan sholat dan mengaji Anda.

SEDEKAH SEKARANG

Bagikan :

6282260707044

Kirim Email

Donasi Sekarang