
Sahabat Syekh Ali Jaber yang dirahmati Allah, pernahkah terbesit di hati Anda rasa rindu akan datangnya bulan suci Ramadhan, namun teringat masih ada “hutang” puasa yang belum terbayar?
Melunasi hutang puasa Ramadhan adalah kewajiban yang harus disegerakan. Namun, Allah SWT Maha Pemurah. Kita bisa mengerjakan ibadah wajib tersebut bertepatan dengan hari-hari istimewa, seperti hari Senin.
Banyak jamaah bertanya, bagaimana lafaz niat puasa qadha Ramadhan di hari Senin? Apakah boleh digabung?
Insya Allah, artikel ini akan menjawab keraguan Anda dengan panduan yang jelas, sesuai tuntunan para ulama, dan menyentuh hati agar kita semakin semangat beribadah.
Hukum Menggabungkan Puasa Qadha dan Puasa Senin
Sebelum masuk ke bacaan niat, penting bagi kita memahami hukumnya agar ibadah menjadi tenang dan mantap.
Menurut pendapat mayoritas ulama (Jumhur), menggabungkan niat puasa wajib (Qadha) dengan puasa sunnah (Senin) itu diperbolehkan dan sah.
Syaikh Zainuddin Al-Malibari dalam kitab Fathul Mu’in menjelaskan bahwa puasa sunnah (seperti Senin-Kamis atau Arafah) tetap bisa didapatkan pahalanya jika seseorang berpuasa wajib (Qadha) di hari tersebut, meskipun ia tidak meniatkan puasa sunnah secara khusus.
Artinya:
-
Prioritas Niat: Niat utama haruslah Puasa Qadha (Wajib).
-
Bonus Pahala: Pahala puasa sunnah hari Senin otomatis mengikuti (mengikut kepada yang wajib), Insya Allah.
Ini adalah bentuk kasih sayang Allah. Kita menunaikan kewajiban membayar hutang, Allah berikan bonus pahala menghidupkan sunnah Rasulullah SAW di hari Senin.
Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan di Hari Senin
Perlu diingat, karena yang diutamakan adalah puasa wajibnya, maka lafaz niat yang diucapkan (dalam hati maupun lisan) adalah niat Qadha. Anda tidak perlu menyusun kalimat niat yang “dobel”.
Berikut adalah bacaan niat puasa qadha Ramadhan di hari Senin yang bisa Anda amalkan:
Arab: nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘ālā.
Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘ālā.
Artinya: “Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah Ta’ala.”
Catatan Penting: Niat ini wajib ditanamkan di dalam hati pada malam hari (sebelum waktu Subuh tiba), berbeda dengan puasa sunnah murni yang niatnya boleh dilakukan di pagi hari.
BACA JUGA: Urutan Sholat Malam yang Benar, Panduan Meraih Ketenangan Hati
Keutamaan Melakukan Qadha di Hari Senin
Mengapa memilih hari Senin untuk membayar hutang puasa? Ada keberkahan tersendiri yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
1. Hari Dilaporkannya Amal
Rasulullah SAW bersabda:
“Amal-amal manusia diperiksa pada setiap hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalku diperiksa saat aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi).
Bayangkan betapa indahnya jika saat malaikat melaporkan amal kita, status kita sedang dalam keadaan berpuasa melunasi kewajiban kepada Allah.
2. Mengikuti Jejak Nabi
Hari Senin adalah hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Berpuasa di hari ini adalah bentuk cinta dan ittiba’ (mengikuti) sunnah beliau, sembari kita menyelesaikan tanggungan wajib kita.
3. Melatih Kedisiplinan Diri
Almarhum Syekh Ali Jaber semasa hidupnya selalu menekankan pentingnya tidak menunda-nunda kebaikan. Menyegerakan Qadha di hari Senin melatih kita untuk disiplin dan tidak meremehkan hutang kepada Allah.
Tips Agar Puasa Qadha Terasa Ringan
Bagi sebagian orang, puasa sendirian di luar bulan Ramadhan terasa berat. Berikut tips agar ibadah ini terasa ringan dan nikmat:
-
Ajak Keluarga atau Teman: Saling mengingatkan untuk puasa bareng di hari Senin.
-
Siapkan Sahur Bergizi: Jangan lewatkan sahur agar fisik tetap kuat bekerja atau mengurus rumah tangga.
-
Perbanyak Interaksi dengan Al-Quran: Jadikan hari puasa tersebut sebagai momentum untuk menambah hafalan atau tilawah, sesuai visi Yayasan Syekh Ali Jaber melahirkan generasi pecinta Al-Quran.
-
Sedekah Subuh: Sempurnakan puasa Anda dengan bersedekah di waktu subuh. Syekh Ali Jaber sering berpesan bahwa Sedekah Subuh memiliki keajaiban doa malaikat yang luar biasa.
Lengkapi Dengan Amal Baik
Sahabat, tidak ada yang menjamin umur kita sampai ke Ramadhan tahun depan. Mumpung Allah masih memberikan kesehatan dan kesempatan, mari kita lunasi hutang puasa kita.
Cukup dengan membaca niat puasa qadha Ramadhan di hari Senin seperti di atas, Anda sudah menggugurkan kewajiban sekaligus meraih pahala sunnah. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan mempertemukan kita kembali dengan Ramadhan dalam keadaan suci.
Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berbagi Rasakan keberkahan harta dengan mendukung program Pendidikan Penghafal Al-Quran di Yayasan Syekh Ali Jaber.






