Doa safar memiliki kedudukan istimewa dalam Islam karena perjalanan menjadi salah satu momen mustajab untuk memanjatkan doa. Rasulullah SAW bersabda, “Ada tiga doa yang mustajab (dikabulkan) tanpa keraguan padanya; doa orang yang terzalimi, doa musafir, dan doa seorang bapak untuk anaknya.” (HR Abu Daud).
Perjalanan sering kali menghadirkan tantangan dan keterasingan yang membuat jiwa lebih tunduk kepada Allah SWT. Dalam kondisi seperti ini, doa menjadi pelindung sekaligus penguat spiritual. Tidak heran jika doa saat berpergian selalu diajarkan sebagai sunnah yang mendatangkan keberkahan dan keselamatan.
Doa Safar yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Sebelum memulai perjalanan, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk membaca doa berikut:
Doa Sebelum Bepergian
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَىَّ
Arab latin:
Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa haula wa laa quwwata illa billah, Allahumma inni a’udzu bika an adhilla aw udhalla aw azilla aw uzalla aw azhlima aw uzhlama aw ajhala aw yujhala ‘alayya.
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tersesat atau disesatkan, tergelincir atau digelincirkan, berbuat zalim atau dizalimi, serta bodoh atau dibodohi.”
Doa Naik Kendaraan Darat, Laut, dan Udara
1. Doa Naik Kendaraan Darat
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبَّنَا لَمُنْقَلِبُونَ
Arab latin:
Subhanalladzi sakhkhara lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin wa inna ila rabbina lamunqalibun.
Artinya:
“Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.”
2. Doa Naik Kendaraan Laut
بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Arab latin:
Bismillahi majreeha wa mursaha, inna rabbii laghofuurur rohiim.
Artinya:
“Dengan nama Allah, kami berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
3. Doa Naik Kendaraan Udara
اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ
Arab latin:
Allahumma hawwin ‘alaina safarana hadza wa athwi ‘anna bu’dahu, Allahumma anta ash-shohibu fis safari wal kholiifatu fil-ahl.
Artinya:
“Ya Allah, mudahkanlah perjalanan ini bagi kami dan dekatkanlah jaraknya. Ya Allah, Engkau yang menemani dalam perjalanan dan Engkaulah yang melindungi keluarga.”
BACA JUGA: Doa Ketika Punya Kendaraan Baru, Amalan yang Membawa Keberkahan dan Keselamatan
Doa Lengkap Rasulullah SAW Saat Safar
Selain doa di atas, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa lengkap saat perjalanan:
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ
Arab latin:
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Subhanalladzi sakhkhara lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin, wa inna ila rabbina lamunqalibun, Allahumma inna nas’aluka fi safarina hadza al-birra wat-taqwa wa minal ‘amali ma tardha, Allahumma hawwin ‘alaina safarana hadza wa athwi ‘anna bu’dahu, Allahumma anta ash-shohibu fis safari wal khalifatu fil ahli, Allahumma inni a’udzu bika min wa’tsaa’is safari wa kaabatil mandzari wa suu’il munqalabi fil maali wal ahli.
Artinya:
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kepada Tuhan kami akan kembali. Ya Allah, kami memohon kebaikan dan takwa dalam perjalanan ini serta amal yang Engkau ridai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan ini bagi kami dan dekatkanlah jaraknya. Engkaulah pendamping dalam safar dan pelindung keluarga. Aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, dan keburukan ketika kembali dalam urusan harta maupun keluarga.”
Perbanyak Dzikir dan Doa Saat Perjalanan
Rasulullah SAW menganjurkan untuk memperbanyak zikir selama perjalanan. Ketika menaiki tempat tinggi, beliau bertakbir, dan ketika menuruni tempat rendah, beliau bertasbih (HR Abu Daud). Dengan memperbanyak doa dan dzikir, perjalanan bukan hanya aman tetapi juga bernilai ibadah.
Amalkan Doa Safar dan Raih Keberkahan
Mengamalkan doa safar sesuai sunnah adalah wujud ketundukan kepada Allah SWT sekaligus perlindungan selama bepergian. Baik perjalanan darat, laut, maupun udara, doa ini menjadi pedoman umat Muslim agar setiap langkah diberkahi dan dijaga dari marabahaya.
Ingin menambah keberkahan perjalanan Anda? Mari sempurnakan dengan sedekah melalui Yayasan Syekh Ali Jaber. Klik link di bawah dan wujudkan kebaikan sekarang.
