Bacaan Sujud Tilawah Lengkap Dengan Dalil, Tata Cara, dan Keutamaannya - Yayasan Syekh Ali Jaber

Bacaan Sujud Tilawah Lengkap Dengan Dalil, Tata Cara, dan Keutamaannya

Bacaan Sujud Tilawah Lengkap Dengan Dalil, Tata Cara, dan Keutamaannya

Sujud tilawah adalah sujud yang dikerjakan ketika seorang muslim membaca atau mendengar ayat Al-Qur’an yang mengandung perintah sujud. Sujud ini dilakukan sekali, baik di dalam salat maupun di luar salat. Membaca bacaan sujud tilawah adalah bagian penting dalam ibadah karena menjadi bentuk ketaatan kepada Allah.

Para ulama menjelaskan bahwa ada 14 tempat sujud dalam Al-Qur’an yang dianjurkan untuk melakukannya. Dengan melaksanakan sujud tilawah, seorang muslim menampakkan kepatuhan kepada Allah serta meraih pahala sunnah yang besar.

Dalil tentang Sujud Tilawah

Perintah sujud tilawah memiliki dasar dari Al-Qur’an dan hadis. Allah berfirman dalam Surah Al-Hajj ayat 77:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ارْكَعُوْا وَاسْجُدُوْا وَاعْبُدُوْا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَۚ

“Wahai orang-orang yang beriman, rukuklah, sujudlah, sembahlah Tuhanmu, dan berbuatlah kebajikan agar kamu beruntung.” (QS. Al-Hajj: 77)

Selain itu, Rasulullah ﷺ juga mencontohkan amalan ini. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

“Apabila anak Adam membaca ayat sajdah, lalu ia sujud, maka setan menjauh sambil menangis seraya berkata: ‘Celaka aku, anak Adam diperintah sujud lalu ia sujud, maka ia mendapat surga. Aku diperintah sujud, lalu aku enggan, maka bagiku neraka.’” (HR. Muslim)

Dalil ini menunjukkan betapa besar keutamaan melaksanakan sujud tilawah ketika membaca ayat sajdah.

Bacaan Sujud Tilawah yang Dianjurkan

Bacaan doa dalam sujud tilawah sebagaimana diajarkan Rasulullah ﷺ adalah:

اللَّهُمَّ اكْتُبْ لِي بِهَا عِنْدَكَ أَجْرًا، وَضَعْ عَنِّي بِهَا وِزْرًا، وَاجْعَلْهَا لِي عِنْدَكَ ذُخْرًا، وَتَقَبَّلْهَا مِنِّي كَمَا تَقَبَّلْتَهَا مِنْ عَبْدِكَ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ

Latin:

Allāhumma’ktub lī bihā ‘indaka ajran, waḍa‘ ‘annī bihā wizran, waj‘alhā lī ‘indaka ẓukhran, wataqabbalhā minnī kamā taqabbaltahā min ‘abdika Dāwuda ‘alaihis-salām.

Artinya:

“Ya Allah, catatlah untukku dengan sujud ini pahala di sisi-Mu, hapuskan dariku dosa karenanya, jadikanlah ia simpanan bagiku di sisi-Mu, dan terimalah sebagaimana Engkau menerima dari hamba-Mu Dawud ‘alaihissalām.”

Selain doa tersebut, seorang muslim juga bisa membaca doa sujud lain sebagaimana sujud dalam salat, seperti:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى

Subhāna Rabbiyal A‘lā

Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi.”

Tata Cara Melaksanakan Sujud Tilawah

Agar lebih jelas, berikut tata cara melaksanakan sujud tilawah:

  1. Membaca atau mendengar ayat sajdah.

  2. Segera bertakbir sambil meniatkan sujud tilawah.

  3. Sujud satu kali sambil membaca bacaan sujud tilawah yang dianjurkan.

  4. Tidak ada tasyahud ataupun salam khusus setelahnya jika dilakukan di luar salat.

  5. Jika dilakukan di dalam salat, maka sujud tilawah dilakukan sebagaimana sujud biasa, lalu bangkit dan melanjutkan bacaan.

BACA JUGA: 7 Hal yang Membatalkan Sholat Menurut Al-Qur’an dan Hadis

Hukum Sujud Tilawah

Para ulama berbeda pendapat mengenai hukumnya. Mayoritas ulama, termasuk Mazhab Syafi’i dan Hanbali, menyebut sujud tilawah sebagai sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). Sementara sebagian ulama lain menganggapnya wajib ketika mendengar ayat sajdah.

Meski berbeda pendapat, melaksanakan sujud tilawah jelas merupakan bentuk ketundukan dan menambah pahala seorang muslim.

Keutamaan Membaca Bacaan Sujud Tilawah

Ada beberapa keutamaan melaksanakan sujud tilawah dan membaca doanya, antara lain:

  • Mendapat pahala sunnah yang besar.

  • Menjadi bukti ketaatan seorang muslim kepada Allah.

  • Menambah ketenangan hati karena mendekat kepada Allah.

  • Menghapus sebagian dosa sebagaimana disebutkan dalam doa bacaan sujud tilawah.

Dengan memahami manfaat ini, seorang muslim sebaiknya tidak melewatkan kesempatan untuk bersujud ketika membaca ayat sajdah.

Menambah Amalan Baik dengan Sedekah

Selain memperbanyak ibadah seperti sujud tilawah, seorang muslim juga dianjurkan menambah amalan kebaikan dengan berbagi. Salah satunya dengan bersedekah melalui program-program kebaikan Yayasan Syekh Ali Jaber.

Sedekah menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, bahkan setelah kita tiada. Melalui Yayasan Syekh Ali Jaber, Anda bisa menyalurkan sedekah untuk mendukung santri penghafal Al-Qur’an, tebar mushaf, santunan yatim, dan program sosial lainnya.

Mari sempurnakan ibadah dengan menambah pahala melalui sedekah. InsyaAllah, kebaikan kecil yang kita berikan akan menjadi simpanan besar di akhirat.

SEDEKAH SEKARANG

Bagikan :

6282260707044

Kirim Email

Donasi Sekarang