Bacaan Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Sunah Lengkap Arab, Latin, dan Artinya - Yayasan Syekh Ali Jaber

Bacaan Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Sunah Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Sunah Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Kelahiran seorang anak adalah salah satu anugerah terbesar yang Allah SWT titipkan kepada hamba-Nya. Tangisan pertama mereka di dunia menandai dimulainya sebuah kehidupan baru yang suci (fitrah) dan penuh tanggung jawab bagi orang tua. Dalam Islam, menyambut karunia ini tidak hanya dengan euforia, tetapi juga dengan rasa syukur yang mendalam dan amalan spiritual. Orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik sejak detik pertama, termasuk membacakan serangkaian bacaan doa untuk bayi baru lahir sebagai perisai dan fondasi keimanan pertama mereka.

Momen ini sangat krusial. Suara dan doa pertama yang didengar oleh si kecil akan membentuk ikatan spiritualnya. Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan komprehensif tentang bagaimana seharusnya kita menyambut sang buah hati agar ia tumbuh dalam keberkahan dan perlindungan Allah SWT.

Rangkaian Amalan dan Bacaan Doa untuk Bayi Baru Lahir

Menyambut bayi bukan sekadar seremoni, melainkan proses menanamkan nilai-nilai tauhid sejak dini. Berikut adalah beberapa amalan utama dan doa yang dianjurkan untuk dibacakan kepada bayi yang baru saja lahir.

1. Mengumandangkan Azan di Telinga Kanan

Amalan pertama dan paling utama adalah mengumandangkan azan di telinga kanan bayi. Sebagian ulama menyebutkan dalil mengenai hal ini, salah satunya merujuk pada hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Abu Dawud.

Tujuannya sangat mendalam: agar kalimat pertama yang merasuk ke dalam pendengaran sang bayi adalah kalimat tauhid dan kebesaran Allah. Ini adalah proklamasi iman sebelum bisikan lainnya.

Berikut adalah lafal azan yang dibisikkan dengan lembut:

(٢x) اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ Allāhu Akbar, Allāhu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar)

(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ Asyhadu an lā ilāha illallāh (Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah)

(٢x) اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ Asyhadu anna Muhammadan Rasūlullāh (Aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah)

(٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ Hayya ‘alash shalāh (Marilah kita menunaikan salat)

(٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ Hayya ‘alal falāh (Marilah kita meraih kemenangan)

(١x) اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ Allāhu Akbar, Allāhu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar)

(١x) لَااِلٰهَ اِلَّا اللهُ Lā ilāha illallāh (Tiada Tuhan selain Allah)

2. Membacakan Ikamah di Telinga Kiri

Setelah azan di telinga kanan, sebagian ulama juga menganjurkan untuk membacakan ikamah (iqamat) di telinga sebelah kiri. Ini melengkapi seruan iman yang didengar oleh sang bayi.

(٢x) اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ Allāhu Akbar, Allāhu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar)

(١x) أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ Asyhadu an lā ilāha illallāh (Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah)

(١x) اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ Asyhadu anna Muhammadan Rasūlullāh (Aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah)

(١x) حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ Hayya ‘alash shalāh (Marilah kita menunaikan salat)

(١x) حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ Hayya ‘alal falāh (Marilah kita meraih kemenangan)

(٢x) قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ Qad qāmatish shalāh (Sungguh, salat akan segera didirikan)

(١x) اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ Allāhu Akbar, Allāhu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar)

(١x) لَااِلٰهَ اِلَّا اللهُ Lā ilāha illallāh (Tiada Tuhan selain Allah)

Doa Perlindungan dari Gangguan Setan dan Penyakit ‘Ain

Bayi yang baru lahir masih sangat rentan, baik secara fisik maupun spiritual. Salah satu ancaman nonfisik yang dijelaskan dalam sunah adalah ‘ain (penyakit yang timbul dari pandangan mata jahat atau penuh kedengkian) dan gangguan setan.

Rasulullah SAW sendiri rutin mendoakan kedua cucunya, Hasan dan Husain. Ini adalah salah satu bacaan doa untuk bayi baru lahir yang paling penting untuk diamalkan orang tua.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Abbas RA, Nabi Muhammad SAW membacakan doa berikut:

أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

U’īdzuka bikalimātillāhit tāmmāti min kulli syaithānin wa hāmmatin wa min kulli ‘aynin lāmmah.

Artinya: “Aku memohon perlindungan untukmu (bayi laki-laki) dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, hewan melata yang berbisa, dan dari segala pandangan mata yang jahat.”

Catatan:

  • Jika bayi berjenis kelamin perempuan, ganti lafal U’īdzuka (أُعِيْذُكَ) menjadi U’īdzuki (أُعِيْذُكِ).
  • Jika bayi kembar atau lebih dari satu, ganti menjadi U’īdzukuma (untuk dua anak) atau U’īdzukum (untuk banyak anak).

BACA JUGA: Kumpulan Doa Jualan Kunci Rezeki Berkah dan Usaha Lancar</a></strong>

Bacaan Doa dan Amalan Lain yang Dianjurkan Untuk Bayi Baru Lahir

Selain azan dan doa perlindungan, beberapa amalan berikut juga sangat dianjurkan untuk menyempurnakan kebahagiaan menyambut si kecil.

1. Doa Tahniah (Ucapan Selamat)

Bagi kerabat atau sahabat yang menjenguk, dianjurkan untuk tidak hanya memuji fisik bayi, tetapi juga mendoakan keberkahan bagi keluarga. Doa ini disebut juga doa tahniah.

بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوْبِ لَكَ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ

Bārakallāhu laka fil mauhūbi laka, wa syakartal wāhiba, wa balagha asyuddahū, wa ruziqta birrahū.

Artinya: “Semoga Allah memberkahimu atas anugerah yang diberikan kepadamu. Semoga engkau mensyukuri Dzat yang Maha Memberi, semoga anak ini mencapai usia dewasa, dan semoga engkau dianugerahi baktinya.”

2. Doa Orang Tua untuk Kebaikan Anak

Perjalanan menjadi orang tua adalah perjalanan doa yang tiada henti. Salah satu doa terbaik yang mencakup segala kebaikan untuk keturunan terdapat dalam Al-Qur’an, Surah Al-Furqan ayat 74:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Rabbanā hab lanā min azwājinā wa dzurriyyātinā qurrata a’yunin waj’alnā lil muttaqīna imāmā.

Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

]3. Tahnik dan Aqiqah

Amalan sunah lainnya adalah tahnik, yaitu mengunyah kurma hingga lembut lalu mengoleskannya sedikit ke langit-langit mulut bayi. Ini dilakukan oleh orang saleh dengan tujuan tabarruk (mencari berkah).

Selanjutnya, sebagai puncak rasa syukur, orang tua dianjurkan melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh, keempat belas, atau kedua puluh satu. Aqiqah dilaksanakan dengan menyembelih dua ekor kambing untuk bayi laki-laki dan satu ekor untuk bayi perempuan, disertai dengan mencukur rambut bayi dan memberi nama yang baik.

Sempurnakan Syukur dengan Sedekah Terbaik Anda

Kehadiran buah hati adalah rezeki tak ternilai yang membuka pintu-pintu rahmat. Rasa syukur atas karunia agung ini dapat disempurnakan dengan cara berbagi kebahagiaan kepada sesama, yaitu melalui sedekah.

Sedekah atas nama anak yang baru lahir adalah wujud terima kasih kita kepada Allah SWT, sekaligus doa agar anak kita tumbuh menjadi pribadi yang dermawan dan dilindungi dari segala musibah.

Bagi Anda yang ingin menyalurkan rasa syukur tersebut menjadi amalan yang berkelanjutan, Yayasan Syekh Ali Jaber mengelola berbagai program sedekah yang amanah dan berdampak luas, seperti program wakaf Al-Qur’an untuk pelosok, pembangunan fasilitas ibadah, dan membantu para penghafal Al-Qur’an.

Mari jadikan kelahiran sang buah hati sebagai momentum untuk menambah amalan baik. Anda dapat menyalurkan sedekah terbaik Anda. Semoga setiap kebaikan yang Anda tanam menjadi bekal pahala jariyah bagi Anda dan pelindung bagi putra-putri Anda.

SEDEKAH SEKARANG

Bagikan :

Artikel Lainnya

7 Keutamaan Sholat Hajat, Kunci ...
Panduan Lengkap Zakat Mal Mulai ...
Kumpulan Doa Diberi Kemudahan da...
7 Keutamaan Orang yang Menepati ...
Doa Mustajab untuk Korban Bencan...
Bacaan Doa Selesai Sholat Fardhu...
Donasi Sekarang