Bacaan Doa Setelah Adzan Arab, Latin, Artinya Serta Keutamaannya - Yayasan Syekh Ali Jaber

Bacaan Doa Setelah Adzan Arab, Latin, Artinya Serta Keutamaannya

Bacaan Doa Setelah Adzan Arab, Latin, Artinya Serta Keutamaannya

Gema adzan yang berkumandang lima kali sehari merupakan panggilan suci bagi setiap muslim. Seruan merdu ini bukan sekadar penanda masuknya waktu salat, melainkan sebuah undangan agung dari Allah SWT yang sarat dengan keberkahan. Rasulullah SAW mencontohkan adab mulia saat mendengarkannya, yaitu dengan menjawab setiap lafalnya dan menyempurnakannya dengan memanjatkan doa setelah adzan yang penuh makna. Mengamalkan sunnah ini adalah cara kita meraih keutamaan besar yang telah dijanjikan.

Adzan adalah syiar Islam yang agung. Ketika seruan ini dikumandangkan, setan-setan berlari menjauh. Momen ini menjadi sakral dan penuh rahmat, menjadikannya waktu yang sangat istimewa untuk berdoa. Rasulullah SAW bahkan menegaskan pentingnya panggilan salat ini dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Malik bin Al Huwairits, yang menekankan agar salah seorang mengumandangkan adzan ketika waktu salat tiba. Ini menunjukkan betapa fundamentalnya peran adzan dalam ibadah seorang muslim.

Keutamaan Membaca Doa Setelah Adzan: Janji Syafaat di Hari Kiamat

Salah satu ganjaran terbesar bagi seorang muslim yang mengamalkan sunnah ini adalah janji syafaat (pertolongan) dari Nabi Muhammad SAW di hari akhir kelak. Janji mulia ini termaktub dengan jelas dalam hadis yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah ra., di mana Rasulullah SAW bersabda, barangsiapa yang selesai mendengar adzan lalu mengucapkan doa tertentu, maka ia berhak mendapatkan syafaat beliau.

Janji ini menjadi motivasi terbesar bagi kita untuk tidak pernah melewatkan kesempatan emas ini. Dengan meluangkan waktu kurang dari satu menit, kita menabung sebuah jaminan pertolongan di hari di mana tidak ada pertolongan lain selain dari izin Allah SWT. Ini adalah bukti cinta kita kepada Rasulullah SAW dan cara kita menyambut seruan dari-Nya.

Bacaan Shahih Doa Setelah Adzan Sesuai Tuntunan Nabi

Untuk meraih keutamaan tersebut, kita perlu mengetahui dan melafalkan bacaan doa yang benar. Berikut adalah lafal doa utama beserta doa-doa tambahan untuk waktu tertentu yang bisa Anda amalkan.

Doa Utama yang Dianjurkan

Doa ini merupakan doa pokok yang dibaca setelah kumandang adzan selesai, baik itu adzan Zuhur, Asar, maupun Isya.

Lafal Arab:
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ اِنَكَ لاَ تُخْلِفُ اْلمِيْعَاد

Lafal Latin:
Allahumma rabba haadzihid da’watit taammah, wash shalaatil qaa-imah. Aati muhammadanil wasiilata wal fadhiilah, wab’atshu maqaamam mahmuudal ladzii wa’adtah, innaka laa tukhliful mii’aad.

Artinya:
“Ya Allah, Pemilik seruan yang sempurna ini, dan salat yang akan didirikan. Berikanlah wasilah (kedudukan istimewa di surga) dan keutamaan kepada Nabi Muhammad. Bangkitkanlah beliau di tempat terpuji yang telah Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tidak pernah mengingkari janji.”

Doa Tambahan Khusus Adzan Magrib dan Subuh

Selain doa utama, terdapat doa tambahan yang dianjurkan untuk dibaca secara spesifik setelah adzan Magrib dan Subuh.

  • Tambahan Doa Setelah Adzan Magrib

    Allahumma hadza iqbalu lailika wa idbaru naharika wa ashwatu du’aika faghfir lii.

    Artinya: “Ya Allah, ini adalah saat datangnya malam-Mu, berlalunya siang-Mu, dan terdengarnya seruan-Mu, maka ampunilah dosaku.”

  • Tambahan Doa Setelah Adzan Subuh

    Allahumma hadza iqbalu nahaarika wa idbaaru lailika wa ashwaatu du’aaika faghfir lii.

    Artinya: “Ya Allah, ini adalah saat datangnya siang-Mu, berlalunya malam-Mu, dan terdengarnya seruan-Mu, maka ampunilah dosaku.”

BACA JUGA: 5 Doa Pembuka Acara Agar Kegiatan Lancar dan Penuh Berkah

Manfaatkan Waktu Emas Antara Adzan dan Iqamah

Keberkahan tidak berhenti setelah Anda melantunkan doa setelah adzan. Jeda waktu antara adzan dan iqamah merupakan salah satu waktu yang paling mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda bahwa doa yang dipanjatkan pada waktu ini tidak akan tertolak (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan An-Nasa’i).

Para sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, “Apa yang sebaiknya kami minta pada waktu itu?” Beliau menjawab, “Mintalah kepada Allah kesehatan dan keselamatan di dunia dan akhirat.” Oleh karena itu, manfaatkanlah momen berharga ini untuk memanjatkan hajat pribadi, meminta ampunan, dan memohon kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, serta seluruh umat Islam. Jangan terburu-buru berdiri untuk salat, tetapi gunakalah setiap detiknya untuk berkomunikasi dengan Sang Pencipta.

Sempurnakan Ibadah dengan Sedekah Terbaik

Mengamalkan sunnah seperti berdoa setelah adzan adalah cara kita memperbaiki hubungan vertikal dengan Allah SWT. Ibadah ini akan terasa lebih sempurna jika kita menyeimbangkannya dengan memperkuat hubungan horizontal kepada sesama manusia melalui amalan kebaikan, salah satunya adalah bersedekah. Sedekah tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga melapangkan jalan menuju rida Allah.

Bagi Anda yang ingin menyalurkan kebaikan dan menambah catatan amal saleh, Anda dapat menitipkan sedekah terbaik melalui Yayasan Syekh Ali Jaber. Dengan bersedekah, kita berharap setiap amalan ibadah kita, termasuk doa-doa yang kita panjatkan, semakin diterima dan diberkahi oleh Allah SWT.

SEDEKAH SEKARANG

Bagikan :

Artikel Lainnya

Raih Keberkahan dengan Amalan Se...
Jangan Biarkan Tidur Terganggu, ...
Menyelami Keutamaan Sholat, Tian...
Meraih Ampunan Ilahi, Inilah Keu...
Memahami Pengertian Alam Barzah,...
Menggapai Keutamaan Puasa Syawal...
Donasi Sekarang