
Doa istighosah adalah doa yang dipanjatkan secara khusus untuk memohon pertolongan Allah ketika seseorang atau suatu kaum berada dalam keadaan sulit. Kata istighosah berasal dari bahasa Arab الاستغاثة (al-istighâtsah), yang artinya memohon pertolongan, perlindungan, dan jalan keluar.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya Allah itu Maha Pemalu lagi Maha Mulia. Dia malu kepada hamba-Nya yang menengadahkan tangan berdoa kepada-Nya, lalu kembali dengan tangan kosong.” (HR. Abu Dawud).
Hadis ini menegaskan bahwa setiap doa, termasuk istighosah, tidak pernah sia-sia. Allah akan menjawab doa hamba-Nya dengan cara terbaik, meskipun tidak selalu langsung sesuai dengan keinginan kita.
Dalil Al-Qur’an Tentang Permohonan Pertolongan
Dalam Al-Qur’an, Allah menegaskan bahwa pertolongan hanya datang dari-Nya. Salah satu ayat yang sering dijadikan dasar doa istighosah terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 186:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186).
Ayat ini menjadi penguat bahwa setiap doa, termasuk istighosah, adalah bentuk ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah.
Tata Cara Pelaksanaan dan Bacaan Doa Istighosah
Pelaksanaan istighosah biasanya dilakukan secara berjamaah, meskipun boleh juga secara individu. Adapun tata caranya:
Niat Ikhlas – Memurnikan hati hanya untuk memohon pertolongan kepada Allah.
Wudhu dan Shalat Sunnah – Disunnahkan berwudhu dan melaksanakan shalat sunnah dua rakaat.
Membaca Istighfar – Sebelum memulai doa istighosah, dianjurkan memperbanyak istighfar.
Membaca Doa Khusus – Dilanjutkan dengan doa-doa berikut:
Lafal Doa Istighosah
اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْتَغِيثُكَ وَنَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَهْدِيكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَنَتُوْبُ إِلَيْكَ وَنُؤْمِنُ بِكَ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْكَ وَنُثْنِيْ عَلَيْكَ الْخَيْرَ كُلَّهُ نَشْكُرُكَ وَلَا نَكْفُرُكَ وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ
Latin:
Allahumma inna nastaghītsuka wa nasta’īnuka wa nastahdīka wa nastaghfiruka wa natūbu ilaika wa nu’minu bika wa natawakkalu ‘alaika wa nuthnī ‘alaikal khaira kullah, nasykuruka wa lā nakfuruka wa nakhla’u wa natruku man yafjuruk.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya kami memohon pertolongan-Mu, meminta bantuan-Mu, memohon petunjuk-Mu, memohon ampunan-Mu, dan bertaubat kepada-Mu. Kami beriman kepada-Mu, bertawakal kepada-Mu, memuji segala kebaikan-Mu, bersyukur kepada-Mu dan tidak mengingkari-Mu, serta meninggalkan orang yang durhaka kepada-Mu.”
BACA JUGA: 6 Doa Keselamatan Bangsa dan Negara, Ikhtiar Spiritual untuk Indonesia Lebih Baik
Keutamaan Membaca Doa Istighosah
1. Mendatangkan Pertolongan Allah
Allah menegaskan dalam Surah Al-Anfal ayat 9:
“Ingatlah ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu Allah mengabulkan permohonanmu…” (QS. Al-Anfal: 9).
2. Menguatkan Hati di Masa Sulit
Istighosah menjadi sarana memperkuat iman ketika ujian hidup datang bertubi-tubi. Dengan doa bersama, hati terasa lapang karena yakin Allah tidak akan meninggalkan hamba-Nya.
3. Menjadi Jalan Taubat
Doa istighosah penuh dengan istighfar. Hal ini menjadi pengingat untuk senantiasa kembali kepada Allah dan bertaubat atas dosa yang telah diperbuat.
Amalan Tambahan
Selain doa, salah satu amalan yang dapat membuka pintu pertolongan Allah adalah sedekah. Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan: “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.”
Oleh karena itu, setelah membaca doa istighosah, perbanyaklah sedekah sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan sosial.
👉 Anda bisa menambah pahala dengan mendukung program kebaikan melalui Yayasan Syekh Ali Jaber. Dengan bersedekah, bukan hanya membantu saudara muslim, tetapi juga menjadi jalan turunnya pertolongan Allah.

