Bukan Sekadar Bacaan, Ini Keutamaan Surat As-Sajdah Menurut Hadis Sahih - Yayasan Syekh Ali Jaber

Bukan Sekadar Bacaan, Ini Keutamaan Surat As-Sajdah Menurut Hadis Sahih

Bukan Sekadar Bacaan, Ini Keutamaan Surat As-Sajdah Menurut Hadis Sahih

Al-Qur’an adalah mukjizat agung yang setiap hurufnya mengandung pahala dan keberkahan. Setiap muslim dianjurkan untuk tidak hanya membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkannya. Dari sekian banyak surah, terdapat beberapa surah yang memiliki penekanan khusus dari Rasulullah ﷺ, salah satunya adalah Surah As-Sajdah. Surah ke-32 dalam Al-Qur’an ini tergolong surah Makkiyah dan sarat dengan pelajaran tentang keimanan, penciptaan manusia, dan hari kebangkitan. Banyak umat muslim mencari tahu lebih dalam keutamaan Surat As-Sajdah sebagai motivasi untuk merutinkannya.

Surah ini mendapatkan namanya dari ayat ke-15, di mana Allah Swt. menggambarkan sifat orang-orang beriman yang segera bersujud (sujud tilawah) ketika mendengar ayat-ayat-Nya. Ini adalah simbol ketundukan dan pengakuan penuh atas keagungan Sang Pencipta. Menggali lebih dalam, kita akan menemukan bahwa surah ini menyimpan berbagai fadhilah luar biasa yang didasarkan pada hadis-hadis sahih.

Ragam Keutamaan Surat As-Sajdah yang Dianjurkan Rasulullah ﷺ

Memahami keutamaan dari Surat As-Sajdah membantu kita untuk lebih khusyuk dalam mengamalkannya. Surah ini bukan sekadar rangkaian ayat, melainkan amalan yang memiliki dampak spiritual signifikan bagi pembacanya. Berikut adalah beberapa keistimewaan utamanya berdasarkan petunjuk Nabi Muhammad ﷺ.

Amalan Rutin Rasulullah ﷺ Sebelum Tidur

Salah satu manfaat terbesar dari Surah As-Sajdah adalah menjadikannya sebagai bacaan rutin sebelum beristirahat di malam hari. Amalan mulia ini dicatat dengan jelas dalam sebuah hadis dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu.

Beliau berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَنَامُ حَتَّى يَقْرَأَ الم تَنْزِيلُ، وَتَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ

Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak tidur sampai beliau membaca Alif Lam Mim Tanzil (Surat As-Sajdah) dan Tabarokalladzi bi yadihil mulk (Surat Al-Mulk).” (HR. Tirmidzi, no. 2892 dan Ahmad 3:340. Syekh Al-Albani mensahihkannya dalam Sahih At-Tirmidzi).

Kebiasaan Rasulullah ﷺ ini menunjukkan betapa pentingnya kedua surah ini. Para ulama menjelaskan bahwa membacanya sebelum tidur berfungsi sebagai perisai spiritual, memohon perlindungan Allah Swt. dari berbagai keburukan, baik yang terlihat maupun tidak, selama kita terlelap.

Bacaan Utama Saat Salat Subuh Hari Jumat

Keistimewaan lainnya terikat pada hari Jumat. Rasulullah ﷺ sering membaca Surah As-Sajdah secara lengkap pada rakaat pertama salat Subuh di hari Jumat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْجُمُعَةِ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ الم تَنْزِيلُ السَّجْدَةَ وَهَلْ أَتَى عَلَى الْإِنْسَانِ حِينٌ مِنْ الدَّهْرِ

Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca pada hari Jumat dalam salat Subuh: ‘Alif Lam Mim Tanzil’ (Surat As-Sajdah) dan ‘Hal ataa ‘alal insaani hiinum minad dahri’ (Surat Al-Insan).” (HR. Bukhari, no. 891 dan Muslim, no. 880).

Hikmah di balik pemilihan surah ini sangat mendalam. Kedua surah tersebut (As-Sajdah dan Al-Insan) sama-sama mengingatkan umat manusia tentang asal-usul penciptaan (Nabi Adam), proses kejadian manusia, dan peristiwa besar yang akan terjadi di hari kiamat. Mengingat hari kiamat akan terjadi pada hari Jumat, membaca kedua surah ini menjadi pengingat yang sangat kuat akan kekuasaan Allah dan akhir perjalanan manusia.

Pelindung dari Siksa Kubur

Banyak riwayat, meskipun sebagian diperdebatkan kekuatannya, mengaitkan Surah As-Sajdah (bersama Surah Al-Mulk) sebagai pelindung atau penyelamat dari siksa kubur. Fadhilah ini sejalan dengan amalan Nabi ﷺ yang tidak pernah meninggalkannya sebelum tidur. Surah ini diyakini akan menjadi pembela dan penerang bagi pembacanya di alam barzakh.

BACA JUGA: Kumpulan Doa untuk Hari Santri Nasional 2025 Demi Kemajuan Bangsa

Sujud Tilawah: Momen Puncak Pengakuan Hamba

Seperti namanya, Surah As-Sajdah memiliki satu ayat sajdah, yaitu pada ayat ke-15. Ketika seorang muslim membaca atau mendengar ayat ini, ia disunahkan untuk melakukan sujud tilawah sebagai bentuk pengagungan. Ini adalah respons langsung terhadap panggilan Allah, membedakan diri dari orang-orang sombong yang enggan tunduk.

Saat melakukan sujud tilawah, kita dianjurkan membaca doa khusus yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ.

Bacaan Doa Saat Sujud Tilawah

Berikut adalah bacaan doa yang dianjurkan ketika melakukan sujud tilawah, berdasarkan hadis riwayat Aisyah radhiyallahu ‘anha:

سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ، فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

Latin: Sajada wajhiya lilladzî khalaqahû, wa syaqqa sam‘ahû wa basharahû, bihaulihî wa quwwatihî. Fatabârakallâhu ahsanul khâliqîn.

Artinya: “Wajahku bersujud kepada (Allah) Dzat yang menciptakannya, yang membuka pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatan-Nya. Maka, Maha Suci Allah, sebaik-baik Pencipta.” (HR. Tirmidzi, Nasa’i, dan Abu Daud).

Sempurnakan Amalan dengan Kebaikan yang Mengalir

Mempelajari keutamaan Surah As-Sajdah mengajarkan kita tentang pentingnya ketaatan dan ketundukan total kepada Allah Swt. Ketaatan ini tidak hanya terwujud dalam ibadah ritual seperti salat dan sujud, tetapi juga dalam bentuk kepedulian sosial dan amal saleh.

Setelah kita menyempurnakan ibadah kita kepada Allah (hablum minallah), kita juga harus memperkuat hubungan kita dengan sesama manusia (hablum minannas). Salah satu cara terbaik untuk menerjemahkan nilai-nilai Al-Qur’an adalah dengan berbagi kebaikan melalui sedekah.

Yayasan Syekh Ali Jaber, sebagai lembaga yang didedikasikan untuk melanjutkan dakwah Al-Qur’an, membuka pintu bagi Anda untuk menyalurkan amal terbaik. Setiap sedekah yang Anda titipkan akan sangat membantu program-program dakwah, pendidikan Al-Qur’an bagi para santri, dan membantu kaum dhuafa. Mari wujudkan ketaatan kita dengan aksi nyata. Menambah amalan baik dengan bersedekah akan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir, menyempurnakan ikhtiar kita dalam mengamalkan Al-Qur’an.

SEDEKAH SEKARANG

Bagikan :

6282260707044

Kirim Email

Donasi Sekarang