Kupas Tuntas Hadist Tentang Aqiqah Lengkap Dengan Dalil, Tata Cara, dan Doa - Yayasan Syekh Ali Jaber

Kupas Tuntas Hadist Tentang Aqiqah Lengkap Dengan Dalil, Tata Cara, dan Doa

Kupas Tuntas Hadist Tentang Aqiqah Lengkap Dengan Dalil, Tata Cara, dan Doa

Kelahiran seorang anak merupakan momen paling membahagiakan bagi setiap pasangan suami istri. Dalam Islam, rasa syukur atas kehadiran sang buah hati tidak hanya kita wujudkan melalui ucapan, melainkan juga melalui sebuah ibadah yang disebut aqiqah. Sebagai umat Muslim, kita perlu memahami dasar hukum pelaksanaannya dengan merujuk pada hadist tentang aqiqah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Aqiqah bukan sekadar tradisi, melainkan ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi untuk menebus “gadaian” seorang bayi. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai dalil-dalil shahih, tata cara, hingga doa yang menyertainya agar ibadah Anda diterima oleh Allah SWT.

Pengertian dan Hukum Aqiqah dalam Islam

Secara bahasa, aqiqah berasal dari kata al-aqqu yang berarti memotong. Makna ini merujuk pada pemotongan rambut bayi atau penyembelihan hewan. Sedangkan secara istilah syari, aqiqah adalah proses penyembelihan hewan ternak (kambing atau domba) pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa hukum melaksanakan aqiqah adalah Sunnah Muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan). Hal ini berlaku bagi orang tua yang mampu secara finansial. Mempelajari berbagai riwayat dan hadist tentang aqiqah akan memperkuat keyakinan kita dalam menjalankan sunnah ini dengan sempurna.

Kumpulan Dalil dan Hadist Tentang Aqiqah

Rasulullah SAW telah memberikan panduan yang jelas mengenai pelaksanaan ibadah ini. Berikut adalah beberapa hadist pokok yang menjadi landasan hukum para ulama:

1. Hadist Tentang Status Anak yang Tergadai

Dasar utama aqiqah terdapat dalam hadist riwayat Samurah bin Jundub. Rasulullah SAW menegaskan bahwa setiap anak yang lahir membawa tanggung jawab bagi orang tuanya untuk ditebus melalui aqiqah.

Rasulullah SAW bersabda:

كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى

Latin: Kullu ghulaamin rahiinatun bi ‘aqiiqatihi tudzbahu ‘anhu yauma saabi’ihi wa yuhlaqu wa yusamma.

Artinya: “Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, Nasai, dan Ibnu Majah)

Para ulama menafsirkan kata “tergadai” dalam hadist tentang aqiqah ini sebagai tertahannya syafaat anak bagi orang tuanya di hari kiamat kelak jika aqiqah tidak dilaksanakan.

2. Hadist Tentang Jumlah Hewan Aqiqah

Terdapat perbedaan jumlah hewan sembelihan antara bayi laki-laki dan perempuan. Hal ini merujuk pada hadist dari Aisyah RA, di mana Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk membedakan jumlah tersebut.

أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَعُقَّ عَنِ الْغُلَامِ شَاتَيْنِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةً

Latin: Amaranaa Rasuulullaahi shallallaahu ‘alaihi wa sallama an na’uqqa ‘anil ghulaami syaataini wa ‘anil jaariyati syaatan.

Artinya: “Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk menyembelih aqiqah bagi anak laki-laki dua ekor kambing dan bagi anak perempuan satu ekor kambing.” (HR. Ibnu Majah)

Meskipun demikian, jika kondisi ekonomi tidak memungkinkan, ulama membolehkan aqiqah anak laki-laki dengan satu ekor kambing berdasarkan riwayat lain yang menyebutkan Rasulullah mengaqiqahi cucunya, Hasan dan Husein, masing-masing dengan seekor kibas.

3. Hadist Tentang Waktu Pelaksanaan

Waktu terbaik atau afdhal untuk melaksanakan penyembelihan adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran. Namun, jika orang tua belum mampu, beberapa ulama berpendapat boleh melaksanakannya pada hari ke-14, ke-21, atau kapan saja saat orang tua sudah memiliki kemampuan.

BACA JUGA: Raih Keberkahan, Inilah Keutamaan Puasa Rajab Lengkap Dengan Dalil dan Niatnya

Doa Menyembelih Hewan Aqiqah

Agar prosesi aqiqah sah dan berkah, penyembelihan hewan harus diiringi dengan niat dan doa yang benar. Berikut adalah bacaan doa yang dapat Anda lafalkan saat menyembelih hewan aqiqah.

Niat dan Doa Sembelih:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ [اللَّهُمَّ مِنْكَ وَإِلَيْكَ] اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ …

Latin: Bismillâhi wallâhu akbar. Allahumma minka wa ilaika. Allahumma taqabbal min … (sebutkan nama anak bin/binti nama ayah).

Artinya: “Dengan menyebut asma Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah dari … (nama anak).”

Anda sebaiknya memastikan penyembelih memahami syariat penyembelihan agar daging tersebut halal dan thayyib.

Hikmah Melaksanakan Aqiqah

Mengamalkan perintah yang termaktub dalam hadist tentang aqiqah membawa banyak hikmah dan kebaikan, antara lain:

  1. Menebus Gadaian Anak: Seperti penjelasan hadist sebelumnya, aqiqah membebaskan anak dari status tergadai sehingga ia bisa memberikan syafaat bagi orang tuanya.

  2. Bentuk Taqarrub kepada Allah: Aqiqah adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah sekaligus wujud syukur atas rezeki berupa keturunan.

  3. Mempererat Tali Persaudaraan: Membagikan daging aqiqah (yang sebaiknya sudah dimasak) kepada tetangga dan kerabat akan memperkuat hubungan sosial dan ukhuwah Islamiyah.

  4. Menumbuhkan Jiwa Sosial: Berbagi kebahagiaan dengan fakir miskin melalui hidangan aqiqah melatih kepedulian sosial sejak dini.

Sempurnakan Rasa Syukur dengan Bersedekah

Melaksanakan aqiqah sesuai sunnah merupakan awal yang baik dalam mendidik anak. Kita tentu berharap anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang sholeh, sholehah, dan dermawan. Untuk menyempurnakan rasa syukur atas kelahiran sang buah hati, Anda dapat melengkapi ibadah aqiqah dengan memperbanyak amal jariyah.

Salah satu cara terbaik menolak bala dan mengundang keberkahan bagi si kecil adalah dengan bersedekah. Sedekah tidak akan mengurangi harta, justru akan mengembangkannya dan menjadi bekal abadi di akhirat.

Anda bisa menyalurkan sedekah terbaik Anda untuk mendukung program dakwah dan sosial melalui Yayasan Syekh Ali Jaber. Mari wujudkan rasa syukur kita dengan membantu sesama dan mencetak generasi Qurani.

SEDEKAH SEKARANG

Bagikan :

6282260707044

Kirim Email

Donasi Sekarang